Polhukam

Pilbup Polman 2018, AIM – beNar vs Salim Mengga – Marwan

kpu-polman-pilbup-2018

Terima Pendaftar. KPU Polman menerima pendaftar pasangan bakal calon, Senin 8 Januari 2018.

Polman, mandarnews.com – Hari pertama pendaftaran calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar (Polman) ke KPU Polman dihadiri dua pasangan, Senin 8 Januari 2018.

Dua pasangan bakal calon itu adalah Andi Ibrahim Masdar – Muhammad Natsir Rahmat (AIM – beNar) dan Salim Mengga Marwan. Pendaftar pertama AIM – beNar kemudian disusul Salim Mengga – Marwan pada jam kedua.

Masing-masing pasangan diantar simpatisan dan memenuhi jalan menuju Kantor KPU Polman. Sementara ratusan polisi dari Polres Polman mengawal tahapan pendaftaran hari pertama ini.

Dokumen pendaftaran kedua pasangan ini diserahkan kepada Ketua KPU Polman, M Danial yang disaksikan komisioner Panwaslih Polman. Selanjutnya, seluruh syarat pencalonan diperiksa tim KPU Polman dan dinyatakan terpenuhi.

“Secara substansi itu sudah terpenuhi. Cuma beberapa syarat menyangkut pribadi calon bupati dan wakil bupati harus ada perbaikan. Memang dalam aturan ada ruang perbaikan sampai tanggal 18 Januari,” kata Danial.

Pasangan AIM – beNar diusung koalisi besar yang terdiri dari tujuh partai politik (parpol) dengan jumlah 30 kursi di DPRD. Antara lain, Partai Golkar 9 kursi, PAN 5, PKB 5, PDIP 5, PKS 2, PKPI 1 dan Partai Gerindra 3.

Sementara Salim Mengga – Marwan diusung tiga parpol dengan jumlah 12 kursi di DPRD. Diantaranya, Partai Demokrat 5 kursi, PPP 5 dan Partai Nasdem 2 kursi.

Koalisi besar AIM – beNar membuat pasangan ini optimis menangkan Pilbup Polman periode 2018 – 2023. Pasangan bakal calon petahana ini kembali berpasangan sesuai hasil survei.

“Survei itu 78 persen menginginkan saya kembali berpasangan dengan Natsir Rahmat,” pungkasnya.

Sementara Salim Mengga mengatakan, ia berpasangan dengan Marwan untuk memberi peluang generasi muda Polman jadi pemimpin. Salim Mengga juga mengatakan, ia optimis menang di Pilbup Polman mengalahkan koalisi besar AIM- beNar.

“Koalisi besar bukan jaminan orang menang. Kalau koalisi makin besar, semakin pusing kandidat. Kemenangan itu ditentukan seberapa serius koalisi bekerja. Semakin efektif bekerja, maka hasilnya juga akan semakin besar,” kata Salim, optimis.

Salim Mengga berharap, seluruh penyelenggara pemilihan bekerja secara profesional demi menyuksekan Pilbup Polman 2018. (Irwan Fals)

Facebook Comments

Leave a Comment

Close
error: Content is protected !!