News

Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg Dilarang Jual ke Pengecer

Sidak oleh Agen Kabupaten, Satreskrim Polres Mamasa dan Diskoperindag Kabupaten Mamasa

Mamasa – Inspeksi Dadakan (Sidak) oleh tim gabungan terhadap sejumlah pangkalan tabung gas elpiji 3 Kilo Gram (Kg) dan sejumlah kios, Kamis (13/9). Sidak ini dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga gas elpiji tabung 3 kg.

Tim gabungan terdiri dari Polres Mamasa, Agen PT. Naufal Toyu Jaya  dan Diskoperindag (Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan) Mamasa. Selain melakukan sidak, tim gabungan kembali mengingatkan agar pangkalan tidak menjual ke pengecer.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mamasa, Iptu. Dedi Yulianto usai melakukan sidak mengatakan, berdasarkan pengamatan yang dilakukan di lapangan ternyata ketersediaan Gas Elpiji 3 Kg di Kabupaten Mamasa tidak langka, hanya ada kenaikan harga pada beberapa kios karena pangkalan menjual ke pengecer.

“Kami telah memberikan peringatan ke setiap pangkalan untuk tidak menjual ke pengecer sehingga harga sesuai keputusan Bupati Mamasa pada standar harga eceran tertinggi yakni untuk tabung gas elpiji 3 Kg Rp 18.500 per tabung,” terang Dedi.

Kasat menambahkan, jika pangkalan tidak mengindahkan teguran tersebut tentu akan ada resiko dari pihak Agen PT. Naufal Toyu Jaya dan bisa saja berakibat pumutusan kontrak.

Sedangkan pihak Agen Kabupaten Mamasa sekaligus Direktur PT. Naufal Toyu Jaya, Wardi di tempat yang sama juga menjelaskan jatah untuk Kabupaten Mamasa tiap hari yakni 2-3 truk. Hal itu tentu disadari sangat berbanding terbalik dengan jumlah keluarga yang ada.

“Kami telah berkoordinasi ke Bupati Mamasa untuk menindaklanjuti masalah itu ke Kementerian ESDM dan telah disikapi dan tinggal menunggu hasil,” tuturnya.

Lanjut ia, pangkalan yang ada di Kabupaten Mamasa telah mencapai 41 dan sementara kembali di usulkan sekitar 20 pangkalan guna melayani daerah-daerah yang belum terjangkau.

Wardi juga menyampaikan, pihaknya telah memberikan teguran ke beberapa pangkalan yang melanggar dan jika terus dilakukan tentu akan diberikan sanksi.

Kabid Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Mamasa, Dandang juga menyampaikan sidak yang dilakukan merupakan bagian dari cara untuk tetap memastikan stok Gas LPJ di Mamasa tetap stabil.

“Saat ke lapangan kami selalu menghimbau ke pangkalan agar benar-benar menyalurkan sesuai aturan dan peruntukannya,” paparnya.

Ia berharap, kedepannya pasokan tabung gas elpiji ukuran 3 Kg terus diperhatikan dan dijual sesuai harga yang ditetapkan.

Reporter  : Hapri Nelpan

Editor      : Rizaldy

Facebook Comments

Leave a Comment

Close