News

Launching Absensi Elektornik, Fahmi : Kalau Dirusak ASN Tidak Dapat TPP

Upacara HUT ke-47 Korpri dirangkaikan Launching Penggunaan Mesin Absensi Elektronik Bagi ASN Lingkup Pemerintah Kab Majene

Majene, mandarnews.com – Pemerintah kabupaten Majene melaunching penggunaan mesin absensi elektronik Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Majene di halaman kantor bupati, yang juga di rangkaikan dengan upacara HUT ke 47 KORPRI, Senin (3/12).

Bupati Majene, DR. Fahmi Massiara, mengatakan, implementasi penggunaan absen elektronik di lingkup pemerintah Majene merupakan konsekwensi langkah penerapan TPP tahun 2019, yang juga terintegrasi dengan aplikasi SIAP (sistem informasi adminstrasi presensi), sesuai dengan peraturan pemerintah no 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negri sipil. Data absensi dengan sistem ini lebih akurat dan tidak bisa di manipulasi, objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan.

Fahmi mengingatkan agar tiap OPD menjaga dengan baik dan menggunakan absensi elektronik tersebut. “Saya mengingatkan, kalau barang itu rusak, ada orang yang nakal, semua yang ada di OPD tersebut, tidak akan menerima TPP nya, saya cuma ingatkan, lakukan yang terbaik, kalau saudara cepat datang, ada kalkulasi, akan terprogres, kalau telat juga akan dapat konsekwensinya, jadi jangan marah,” jelasnya kepada peserta upacara.

Dihadapan peserta upacara dilakukan scan biometrik kepada Sekertaris Kabupaten Majene. Mesin tersebut melakukan deteksi wajah dan akan dilakukan pencocokan terhadap biometrik wajah yang sesuai dengan data wajah yang telah direkam sebelumnya. Kemudian mesin akan mengirim data jam masuk kerja atau jam pulang kerja kepada server (melalui jaringan internet) yang terdapat di Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian kabupaten Majene secara real time melalui scan wajah.

Untuk mencover seluruh ASN, Pemda Majene menyediakan 40 mesin absensi elektronik berbasis teknologi sidik jari dan biometrik wajah, dan tambahan 20 unit pada tahun anggaran 2019. Selain itu, juga telah dilakukan perekaman di 32 OPD, 8 kecamatan, 20 kelurahan dan beberapa pegawai UPTD oleh tim perekam yang telah dibentuk.

Selain launching absensi elektronik, beberapa rangkaian kegiatan juga diikutkan. Yakni : penyerahan penghargaan berupa plakat kepada para ASN yang memasuki masa purna bakti, kepada Drs M. Ramli, MH ( Inspektur Inpektorat Majene), Drs H. Masyur T, MPd. (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Drg. Hj Nurwan Katta, MARS (Kepala Dinas Kesehatan Majene).

Dilakukan juga penyerahan kembali aset sepeda dari pengguna atau atlet sepeda di ajang PORPROV III Sulbar kepada pemerintah daerah. Juga dilakukan penyerahan hadiah kepada peserta upacara terrapi dan terbanyak yang jatuh kepada Dinas Pertanian dan Pertenakan Majene, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Majene. Serta penyerahan sarana dan prasarana Klinik Pelayanan untuk petugas lapangan KB berupa fasilitas UID KIT dan Sterilisator dan Implant KIT. Pengadaan tersebut untuk penyuluhan yang akan mendukung program KKBPK. (Rizaldy/hms)

Facebook Comments

Leave a Comment

Close