News

Bawaslu Gelar Bimtek Pengawasan Partisipatif

Bawaslu Sulbar dan Mamasa foto bersama dengan peserta Bimtek di Kecamatan Balla

Bawaslu Sulbar dan Mamasa foto bersama dengan peserta Bimtek di Kecamatan Balla

MAMASA, mandarnews.com – Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten menggelar Bimtek (Bimbingan Teknis) pengawasan partisipatif di tiap kecamatan guna meningkatkan kerjasama dengan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (7/2) di Kecamatan Balla ini, melibatkan Bawaslu Provinsi Sulbar

Menurut Divisi Hukum dan Penindakan Bawaslu Kabupaten Mamasa, Partrik, kegiatan tersebut salah satu tugas Bawaslu dalam membentuk forum pengawasan di masing masing kecamatan guna melibatkan langsung masyarakat dalam hal pengawasan Pemilu terlebih membantu sosialisasi kepada masyarakat secara masif mengenai aturan Pemilu.

Bimtek menyangkut berbagai hal yang dilarang dalam Pemilu sehingga tercipta Pemilu yang berintegritas dan demokratis.

” Selama ini kurangnya kepedulian masyarakat untuk mengawasi jalannya Pemilu itu disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya ketidaktahuan masyarakat akan arti pengawasan Pemilu,” tuturnya
Patrik.

Partrik mengatakan, terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang bermartabat salah satu indikatornya adalah partisipasi masyarakat itu sendiri.

Sedangkan Komisioner Bawaslu Provinsi Sulbar, Supriadi Narno mengatakan, kegiatan yang berlangsung adalah mekanisme Bawaslu untuk memperkuat pengawasan partisipatif

.

Supriadi Narno menjelaskan, pengawasan partisipatif adalah pengawasan yang berbasiskan pada kesadaran masyarakat untuk ikut mengawasi proses pemilu di Tahun 2019 .

Tujuannya, kata Supriadi, agar masyarakat dapat memahami secara totalitas akan pengawasan Pemilu, serta peran aktif masyarakat dalam menyebarluaskan aturan Pemilu agar tidak ada lagi terjadi pelanggaran Pemilu.

Sementara salah satu peserta Bimtek, Agustinus juga mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Bawaslu karena dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukan ke masyarakat dapat membuka kesadaran masyarakat itu sendiri.

Membuka pola pikir masyarakat lebih baik agar tidak mudah terhasut oleh hal-hal tertentu terutama seperti, politik uang. (MG-1)

Facebook Comments

Leave a Comment

Close