Seni-Budaya-Pariwisata

Darmansyah Jelaskan Alasan Penetapan HJM 474 Tahun Silam

HJM ke 474

Para Petinggi di Kab Majene serta undangan VIP menaiki menumpang Bendi dari Sekretariat DPRD ke Pendopo Rujab Bupati Majene

Dalam orasinya juga, Darmansyah menjelaskan mengenai asal mula nama Majene.”Nama Majene diambil dari kata air atau “je’ne” dimana hampir setiap hari kegiatan “massobal – sobal” dilakukan, juga kata Majene berasal dari lontar kerajaan kembar Gowa dan Tallo yang dimana saat itu raja ke – 9 Gowa dan Tallo yang ibunya berasal dari Mandar menyuruh anak buahnya dengan bahasanya menyuruh anak buahnya untuk ke Majene untuk membantu saudara – saudaranya yang ada di Mandar dari gangguan kerajaan Tidung, salah satu kerajaan yang ada di Kalimantan,” kata Darmansyah.

Kata “Assamalewuang”, diterjemahkan oleh Darmansyah berarti kebulatan yang bermakna bersatu, kepaduan, keutuhan dan keseluruhan atau kata lain menyatukan perbedaan dan semangat masyarakat Mandar dan kurang lebih sama artinya dengan Bhineka Tunggal Ika.

Terakhir dalam orasinya Darmansyah menyampaikan makna Lita’ Pembolongan ialah bumi dimana tempat dilahirkan, bumi dimana tempat ibu kita menumpahkan darahnya ke tanah serta bumi dimana kita mengabdi dan besar.

Bupati Majene DR. Fahmi Massiara MH dalam sambutannya menyampaikan, penetapan HJM telah diatur dalam peraturan daerah No. 11 Tahun 2014 tentang Hari Jadi Majene.

Fahmi juga mengatakan, dengan adanya HJM, warga dan Pemkab Majene semangat bersama-sama dalam membangun daya juang dalam membangun daerah.

Dengan Penetapan HJM, Kab. Majene diharap oleh pemerintah daerah agar bisa menjadi wilayah yang di segani di Provinsi Sulbar khususnya dan wilayah – wilayah lainnya.

Fahmi juga menyampaikan, dalam rangka momentum HJM ke – 474 pemerintah terus berupaya menunjukkan komitmennya merespon masyarakat.

Bupati Majene juga menjelaskan, dengan usia Majene yang ke – 474 banyak peningkatan yang dialami Kab. Majene diantaranya bertambahnya perolehan penghargaan yang didapat oleh Kab. Majene baik berupa penghargaan dari provinsi maupun nasional.

“Diluar pengahargaan, bisa dilihat dari aspek jumlah kemiskinan, dimana tahun ini jumlah angka kemiskinan yang ada di kab. Majene berkurang dibanding tahun sebelumnya,” ujar Bupati Majene.

Facebook Comments

Leave a Comment

Close
%d bloggers like this: