Seni-Budaya-Pariwisata

Darmansyah Jelaskan Alasan Penetapan HJM 474 Tahun Silam

HJM ke 474

Penyerahan kunci duplikat dari Bank Sulselbar

Sebelum Bupati Majene kembali ke tempat duduknya di panggung VIP, ia juga menyerahkan pin serta penghargaan terhadap anggota dewan Majene yang baru pengganti antarwaktu masa jabatan 2014 – 2019. Serta penyerahan satu kunci duplikat mobil dari bank Sulselbar kepada Pemkab Majene.

Sekprov Sulbar, Muh. Idris hadir dalam peringatan ini mewakil Gubernur Sulawesi Barat. Ia menyampaikan dalam sambutannya, memperingati hari jadi merupakan suatu peristiwa yang bersejarah, dalam dimensi usia yang ke – 474 adalah usia yang sangat matang dalam mewujudkan mimpi – mimpi yang masih ingin dicapai atau mewujudkan yang masih ingin diperjuangkan Kab. Majene.

“Pemerintah Sulbar akan selalu yang terdepan untuk mendukung dan mengembangkan supaya kabupaten Majene dapat mencapai target – targetnya,” ujar Muh Idris.

Dalam sambutannya juga, Ia menyinggung pentingnya diterbitkan buku mengenai filosopi “sandeq”. Alasannya, “sandeq” sudah lama menjadi bagian dari simbolis Pemerintah Sulbar.

Di kegiatan ini terdapat beberapa rangkaian kegiatan diantaranya, Bupati Majene, Wabup Majene, Ketua DPRD Majene, Sekprov, dan tamu lainnya berkumpul dan berangkat dari kantor DPRD Majene menuju pendopo rujab Bupati Majene menggunakan delman (bendi). Ada pula kegiatan budaya “Massossor” (membersihkan Pusaka) yang dilakukan tokoh adat dari Malunda. Ada tarian, ada penyerahan pengahargaan. Tentu tak lupa menyanyikan lagu hari kemerdekaan Republik Indonesia, himne Majene, serta lagu – lagu tradisional Mandar, pasayang – sayang, dan pembacaan do’a.(mg1)

Facebook Comments

Leave a Comment

Close
%d bloggers like this: