News

Sikap Mahasiswa Bonehau Kalumpang Soal Dugaan Penyelewengan Dana

Ketua FKP2M-KR Makassar, James Siromallan dan Ketua Hipma Bonehau Makassar, Irsan Yuriandi

Mamuju, mandarnews.com – Viralnya oknum mahasiswa di media sosial terkait dugaan penyelewengan dana Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari salah satu perusahaan tambang di Kecamatan Bonehau, mendapat respon dari kelompok mahasiswa di Makassar.

Sebelumnya, oknum mahasiswa berinisial MS, viral di berbagai media sosial setelah pemberitaannya di beberapa media online terindikasi melakukan penyelewengan dana CSR oleh PT. MMM. MS diduga mengatasnamakan kelompok mahasiswa meminta bantuan dana untuk mengontrak sekretariat senilai Rp 30 juta.

Berita Terkait :

http://mandarnews.com/2019/09/04/pemalangan-pt-manakarra-multi-mining/

http://mandarnews.com/2019/09/09/oknum-mahasiswa-diduga-selewengkan-dana-csr-milik-pt-mmm/

Menanggapi informasi tersebut, Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa Kalumpang Raya (FKP2M-KR) Makassar, James Siromallan mengatakan, hal tersebut bukan cerminan mahasiswa Bonehau-Kalumpang, namun merupakan tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Tentu hal itu tidak mencerminkan nilai-nilai mahasiswa Bonehau-Kalumpang tetapi merupakan tindakan oknum secara sepihak. Kami mempertegas jika itu diluar dari perilaku mahasiswa, terkhusus wilayah kami yang menjunjung tinggi norma-norma adat,” ungkap mahasiswa jurusan pertambangan itu.

Sementara Ketua Himpunan Mahasiswa Bonehau (Hipma) Bonehau Makassar, Irsan Yuriandi memaparkan, tindakan tersebut sangat mencoreng dunia mahasiswa sebagai agen control sosial dan generasi perubahan yang selama  ini telah dibangun untuk melindungi dan memperjuangkan kemajuan daerah.

“Jika itu benar maka sangat disayangkan, nilai perjuangan sebagai mahasiswa yang haus akan perjuangan demi kemajuan daerah tercoreng dengan perilaku oknum,” imbuh Irsan, Selasa (10/9/2019).

Irsan menjelaskan, mahasiswa Bonehau konsisten memperjuangkan daerah dan masyarakat dan terus menjaga idealisme sebagai kaum intelektual, mahasiwa harus terus menjaga nama baiknya.

”Dengan ini, kami mengajak semua elemen untuk tidak menggeneralisasi bahwa ini murni dilakukan atas nama mahasiswa Bonehau-Kalumpang, melainkan atas nama pribadi,” ujar Irsan.

Ia berharap, mahasiswa tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab selaku agent of change terhadap daerah.

Reporter: Sugiarto
Editor: Ilma Amelia

Leave a Comment

Close