Pendidikan

Juli, Sulbar Mulai Tahun Ajaran Baru Tingkat SMA/SMK

juli, tahun ajaran baru

Sejumlah pelajar memakai masker di wilayah DKI Jakarta. Foto Senayanpost

Mamuju, mandarnews.com – Tahun Ajaran baru yang direncanakan Kemendikbud mulai dilaksanakan pertengahan Juli mendatang. Kini sedang dalam pembahasan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat.

Dikonfirmasi via telepon, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar, Arifuddin Toppo mengatakan, saat ini juknis terkait peraturan Kemendikbud telah di terima Dinas Pendidikan Sulbar yang kemudian akan dikaji.

“Kita sudah terima dari Kemendikbud dan sudah dibagikan kepada Kabid Dinas Pendidikan Sulbar, untuk dikaji,” terang Arifuddin Toppo, Rabu,(17/06).

Lebih jauh, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, Drs.H.Muhammad Ashar M.Si menjelaskan tahun ajaran baru akan dimulai secara bertahap pada pertengahan Juli mendatang dengan protokol kesehatan.

Menurut Muhammad Ashar zona hijau kemungkinan akan memulai tahun ajaran baru lebih dahulu,
Dengan sejumlah aturan ketat yang diatur Kemendikbud.

“Untuk zona hijau akan dibuka secara bertahap, saat ini kita baru akan menyurati Gugus Tugas terkait wilayah mana yang bisa melaksanakan belajar tatap muka,” jelasnya.

Sementara itu, untuk penerapan belajar/mengajar tatap muka di zona hijau, menurut Muhammad Ashar sejumlah protokol kesehatan harus dipenuhi, termasuk ijin dari Tim Gugus Tugas, Kepala daerah dan persetujuan dari para orang tua murid.

“Saat ini kita baru akan menyurat ke Tim Gugus Tugas untuk menetapkan zona hijau mana yang bisa memulai belajar tatap muka,” kata Ashar

Saat ini di Sulawesi Barat, hanya Kabupaten Mamasa yang masih zona hijau tetapi pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat masih menunggu rujukan dari tim Gugus tugas percepatan Penanggulangan Covid-19 Sulawesi Barat.

“Mamasa meskipun zona hijau tapi kita harus menunggu apakah menurut Tim Gugus Tugas boleh dilaksanakan atau tidak, nanti kami akan menyurat,” pungkas Muhammad Ashar

Sementara dikonfirmasi via telepon, kepala SMA Negeri 2 Mamuju, Muhammad Tahir menyatakan kesiapannya untuk mengikuti tahap belajar tatap muka, jika seandainya kabupaten Mamuju ditetapkan sebagai zona hijau.

“Kita siap, untuk fasilitas tentu akan disiapkan secara maksimal, kita menunggu seperti apa surat dari dinas pendidikan nanti,” ucap Muhammad Tahir

Saat ini berbagai protokol kesehatan terus diatur untuk memulai tahun ajaran baru tahun 2020/2021, pengecekan suhu tubuh, cuci tangan, memakai masker, melakukan shif belajar untuk menjaga jarak, serta meniadakan istirahat bagi peserta didik.

Reporter : Sugiarto

Facebook Comments

Leave a Comment

Close
%d bloggers like this: