Sosial Ekobis

Pengrajin Tempe di Majene Dapat Bantuan dari Kapolda

Kapolda Sulbar, Irjen Pol Eko Budi Sampurno mengunjungi Nurma, Pengrajin Tempe di Desa Palipi Soreang, Selasa (7/7). Foto: Putra

Majene, mandarnews.com – Salah satu warga Desa Palipi Soreng, Kecamatan Banggae, Kab. Majene mendapatkan bantuan berupa uang tunai dari Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Irjen Pol Eko Budi Sampurno. Bantuan diterima saat Kapolda berkunjung ke Majene, Selasa (7/7).

Warga yang menerima bantuan dari Kapolda ini bernama Nurma (28), salah seorang warga Palipi Soreang yang menjalankan usaha membuat tempe.

Menurut Irjen Eko Budi, bantuan tersebut untuk tambahan modal Nurma dalam menjalankan bisnisnya sebagai pembuat tempe.

“Tidak seberapa, setidaknya dapat membantu sebagai modal tambahan pembuatan tempe, agar produksinya bisa lebih banyak lagi,” kata Irjen Eko Budi.

Irjen Eko Budi memberi bantuan kepada Nurma, agar Nurma lebih semangat lagi dalam menjalankan bisnisnya. Tak hanya itu, Kapolda Sulbar tersebut juga memesan beberapa bungkus tempe kepada Nurma, untuk diambil nanti.

“Ini untuk pesanan saya, ini untuk tambahan modal ibu agar produksinya bisa lebih banyak lagi,” tukas Irjen Eko Budi, sambil memberikan beberapa lembaran merah tersebut.

Ia berharap, agar pelaku – pelaku usaha yang ada di desa tersebut tetap semangat dalam menjalankan bisnisnya dan semakin kreatif dalam pemasarannya.

Sementara itu, Nurma mengaku senang dan beryukur bisa bertatap mata langsung dengan seorang perwira tinggi Polisi berpangkat Bintang Dua itu.

“Tidak menyangka, saya bisa berkomunikasi langsung dengan Bapak (Kapolda). Apalagi diberi bantuan seperti ini, jadi terima kasih banyak atas bantuannya pak,” kata Ibu beranak dua tersebut.

Nurma bekerja sebagai pembuat tempe baru hampir 1 tahun. Ia bekerja untuk membantu penghasilan keluarga. Suaminya pekerja serabutan. Saat ini penghasilannya tidak seberapa karena produksi tempenya dalam sehari hanya beberapa bungkus.

“Kita kekurangan modal pak untuk memproduksi, makanya kami hanya seberapa saja produksinya,” tutupnya.

Tidak diketahui berapa jumlah bantuan yang Nurma terima dari Kapolda karena dia juga malu untuk mempublikasikannya.

Kedatangan Kapolda Sulbar ke Majene dalam rangka mengikuti peluncuran “Kampung Tangguh Sipendalingai” di Desa Palipi Soreang. Pemerintah Desa Palipi Soreang mempromosikan keunggulan desa, termasuk pengrajin tempe yang masuk aktegori ketangguhan ketahanan pangan.

Tak hanya Nurma pembuat tempe yang dikunjungi oleh Kapolda Sulbar pada kesempatan ini. Tapi masyarakat pembudi daya ikan lele, buah anggur, sayuran dan beberapa usaha lainnya juga dikunjungi dan selalu menyemangatinya agar selalu semangat dalam berusaha dan kreatif dalam pemasarannya. Ia juga mengingatkan kepada kepala desa setempat agar selalu mendukung usaha warganya.

Peluncuran kegiatan Desa Palipi Soreang ini juga dihadiri Pj Sekda, Kapolres Majene, Dandim 1401 Majene, beberapa pimpinan OPD dan Pemerintah desa setempat. (Putra)

Facebook Comments

Leave a Comment

Close