News

Sosialisasi Empat Pilar di Mamuju Digelar Virtual

sosialisasi empat pilar

Pembukaan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Mall Matos Mamuju, Jumat (09/10).

Mamuju, mandarnews.com – Melalui daring (aplikasi Zoom) Wakil ketua MPR RI, Prof. Fadhel Muhammad, membuka sosialisasi empat pilar kebangsaan Indonesia yang mengangkat tema ‘Penerapan empat pilar NKRI dalam proses Pilkada serentak 2020’ yang digelar di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (09/10).

Sosialisasi empat pilar tersebut diikuti kurang lebih 200 generasi milenial, yang digelar via zoom di dua tempat berbeda. Titik pertama digelar di Venue Mall Matos Mamuju, Jalan Yos Sudarso dan titik kedua di Warkop Resensi di Jalan Ratulangi, Kota Mamuju.

Lewat Zoom Fadhel Muhammad menyinggung soal empal pilar kebangsaan (Pancasila, NKRI, UUD, Bhineka Tunggal Ika) kebangsaan yang jadi tiang dalam berbangsa  sehingga milenial diharapkan tidak terlibat dalam ego sektoral.

“Untuk kita NKRI adalah harga mati, provinsi dan kabupaten hanya sebagai bentuk pelayanan ke bawah, sehingga melalui pilar kebangsaan kita harapkan generasi muda dapat lebih memahami tanggung jawabnya,” ujarnya

Selain itu Fadhel Muhammad menyinggung soal pilar Pancasila yang harus hadir dalam proses demokrasi sehingga melahirkan pemimpin yang dapat berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Wujud Pancasila itu harus hadir dalam visi misi mereka, yang berketuhanan sehingga dapat adil bagi seluruh rakyatnya, sistem demokrasi yang lebih mengedepankan gagasan tidak secara pragmatis,” kata Legislator yang juga mantan Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Warkop Resensi Mamuju, dibuka Oleh Fadhel Muhammad, Wakil ketua MPR RI, Live via Zoom, Jumat (09/10).

Sedangkan anggota MPR RI Dapil Sulawesi Barat, Ajbar menjabarkan Pilar Demokrasi dimana dalam momentum Pilkada, kata dia, generasi muda diharapkan mengenali spesifik dan visi misi kandidat.

Ajbar juga memaparkan ciri mengenali pemimpin yakni diukur dari caranya membuat kesejahteraan bagi masyarakat, yang dapat diikut dengan pendapat perkapita.

“Kita harap generasi muda semakin paham terkait kandidat yang berkontestasi, sehingga anak muda harus menggali itu, harapan saya milenial jadi pilar demokrasi itu, siapapun dia harus memiliki trek rekor yang jelas sebagai calon pemimpin, dan generasi muda bisa mengampanyekan Pilkada Damai,” pungkas Legislator MPR RI Asal Polman Sulawesi Barat itu.

Reporter : sugiarto

Facebook Comments

Leave a Comment

Close