Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, ketika menerima massa aksi unjuk rasa guru madrasah swasta.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar siap memfasilitasi perwakilan guru madrasah untuk ke Jakarta guna bertemu langsung dengan Kementerian Agama (Kemenag).
Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, menyampaikan langsung hal tersebut saat menerima ratusan guru madrasah swasta yang melakukan aksi unjuk rasa terkait pemerataan kesejahteraan di Kantor DPRD, Rabu (11/2/2026).
“Pada kesempatan pertama, saya telah berjanji akan membawa perwakilan ke kementerian di Jakarta, namun sebenarnya kami selama ini juga menunggu jawaban dari Kepala Kemenag. Namun intinya, saya akan membiayai semua akomodasi pulang dan pergi perwakilan guru honorer madrasah swasta untuk berangkat ke Jakarta, bahkan saya akan memberikan uang saku untuk biaya selama berada di Jakarta,” tukas Fahry.
Sekarang, lanjut Fahry, tinggal menunggu jadwal dari Kantor Kemenag Polewali Mandar kapan akan berangkat ke Jakarta.
“Saya berharap ini dapat menjadi jawaban dari kegelisahan guru guru honorer madrasah swasta selama ini,” beber Fahry.
Dalam orasinya di Kantor DPRD Polewali Mandar, koordinator aksi Ahmad Sauqi mengungkapkan jika aksi hari ini merupakan jilid kedua setelah aksi serupa pada 30 Oktober 2025 kemarin.
“Aksi jilid pertama kita laksanakan namun sampai sekarang kami tidak mendapatkan keadilan seperti yang lain. Untuk itu, kami meminta kepada Bapak-bapak anggota dewan agar memfasilitasi untuk menyampaikan aspirasi kami ke pemerintah pusat,” tandas Ahmad Sauqi.
Ketua Komisi IV DPRD Polewali Mandar, Agus Pranoto, mengatakan kalau rapat dengar pendapat (RDP) soal hal ini telah dijadwalkan.
“Hari Senin kita akan melakukan RDP dengan mengundang semua yang terkait, kemudian pada hari Selasa kit jadwalkan akan berangkat ke kementerian untuk menyampaikan aspirasi Bapak dan Ibu sekalian,” pungkas Agus. (ilm)
