Anggota DPR RI Komisi X, Ratih Megasari Singkarru menggelar reses di Majene, sekaligus melakukan penyerahan bantuan beasiswa KIP Kuliah 2025 di Aula STIKES Bina Bangsa Majene, Sabtu (11/4/2026).
Majene, mandarnews.com – Ratusan mahasiswa dari Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bina Bangsa Majene (BBM) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yapman Majene menerima bantun beasiswa KIP Kuliah (2025) dalam kegiatan reses anggota DPR RI Ratih Megasari Singkarru, Sabtu (11/4/2026) yang berlangsung di Aula STIKes BBM.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar Imam Efendi Singkarru, Ketua STIKES Bina Bangsa Majene Yuliana Sulaiman, Ketua STIE Yapman Majene Zulkifli, serta unsur yayasan, dosen, civitas akademika, dan orang tua mahasiswa penerima bantuan.
Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi.
Ratih Megasari Singkarru menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan sekaligus mendorong kemajuan daerah.
“Saya meyakini bahwa salah satu cara paling efektif untuk memutus kemiskinan adalah melalui pendidikan. Kemajuan daerah juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya,” ujar Ratih.
Ia menyebutkan, sejak 2019 hingga 2025, ribuan mahasiswa di berbagai kampus di Sulawesi Barat telah merasakan manfaat program KIP Kuliah. Ia berharap para penerima beasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dan kembali berkontribusi membangun daerah asal.
Ratih juga menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara tepat sasaran. Menurutnya, kesempatan tersebut tidak dimiliki semua mahasiswa, sehingga harus digunakan secara maksimal untuk kebutuhan akademik.
Sementara itu, Ketua STIKES Bina Bangsa Majene, Yuliana Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas konsistensi dukungan terhadap mahasiswa di kampusnya. Ia mengungkapkan bahwa sejak 2020, jumlah penerima KIP Kuliah terus meningkat setiap tahun.
“Program ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi menjadi harapan dan jalan bagi mahasiswa untuk meraih cita-cita,” kata Yuliana.
Data yang dipaparkan menunjukkan tren peningkatan penerima manfaat, mulai dari 161 mahasiswa pada 2020 hingga ratusan mahasiswa pada tahun-tahun berikutnya. Hal ini dinilai berdampak signifikan dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
STIKES Bina Bangsa Majene sendiri menegaskan komitmennya untuk mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing. Dukungan program beasiswa seperti KIP Kuliah menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut
Kepada para penerima, pihak kampus berpesan agar menjaga amanah dan memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya demi masa depan yang lebih baik.(Ptr/rls)
