SPPI dan Korwil BGN Polewali Mandar ketika mendatangi lokasi kebakaran di Jalan Mangundang, Polewali.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Sebagai bentuk empati terhadap musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Jalan Mangundang Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (Korwil BGN) Polewali Mandar menyalurkan bantuan terhadap korban, Selasa (10/3/2026).
Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung kepada dua kepala keluarga yang rumahnya rata dengan tanah.
“Sebagai SPPI, kami harus berempati, sadar benar, dan hadir secara utuh dalam berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat, termasuk musibah kebakaran ini,” ujar salah satu SPPI, Sirajuddin, saat diwawancarai di lokasi.
Berbicara persoalan kemanusiaan, tambah Sirajuddin, tidak mengenal bulan atau waktu tertentu.
“Di setiap waktu, selama itu terkait dengan aksi kemanusiaan, kita harus hadir. Kemarin sebelumnya juga kita melakukan penyaluran bantuan di lokasi kebakaran di Galung Tulu,” kata Sirajuddin.
Sebelumnya, kebakaran melanda pemukiman warga di Jalan Mangundang, Senin malam (9/3/2026) sekitar pukul 22.10 WITA.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga hangus terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan pada bagian belakang.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran bermula saat seorang warga mencium bau hangus saat sedang beristirahat di dalam kamar rumahnya. Ia kemudian mencari sumber bau tersebut dan mendapati api telah berkobar dari bagian dapur salah satu rumah.
Saksi tersebut kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman. Namun, karena sebagian besar bangunan rumah berbahan kayu, api dengan cepat menjalar dan membakar dua unit rumah milik Andriani Sakue (60) dan Abd Rahman Tamal (80) hingga mengalami kerusakan berat.
Sementara itu, satu rumah milik Herman Efendi (39) mengalami kerusakan ringan pada bagian belakang.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit water cannon tiba di lokasi serta dibantu oleh warga sekitar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut kepolisian, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari dapur salah satu rumah korban. (rls/ilm)
