Skip to content
15/03/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Bersama Pelaku Industri, bitbybit Bahas Pergeseran Tren “Mobile-First” ke “AI-First” dalam AI Business Summit 2025
  • Sosial Ekobis

Bersama Pelaku Industri, bitbybit Bahas Pergeseran Tren “Mobile-First” ke “AI-First” dalam AI Business Summit 2025

Mandar News 25/11/2025 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
public

Data operasional tunjukkan otomatisasi AI kini mampu menangani hingga 80% pertanyaan pelanggan, mengubah struktur efisiensi bisnis ritel di Indonesia.

JAKARTA, 25 November 2025 – Pergeseran fundamental dalam interaksi konsumen dan bisnis menjadi fokus utama dalam “AI Business Summit 2025: Shaping The Future of AI-Driven Commerce” yang digelar di Ciputra World 2 Tower, Jakarta, Selasa (18/11). Acara yang diselenggarakan oleh bitbybit ini menghadirkan diskusi teknis mengenai adopsi Artificial Intelligence (AI) untuk efisiensi operasional.

Forum ini menyoroti bahwa fase adopsi teknologi commerce telah bergerak dari era web (2009) dan aplikasi mobile (2015) menuju integrasi AI penuh pada 2025. Dipandu oleh MC Cinthia Karani, diskusi panel menghadirkan Founder bitbybit William Tunggaldjaja, Strategic Partner Meta Eddyman Kharma, dan COO Torch Ivan Kurniawan.

Otomatisasi dan Peran Manusia

Dalam paparan utamanya, William Tunggaldjaja menguraikan data operasional di mana implementasi AI saat ini mampu menangani hingga 80% inquiries (pertanyaan pelanggan) dari awal hingga akhir. Kapabilitas ini mencakup penanganan tugas repetitif seperti pengecekan status pesanan dan stok barang.

Menurut William, adopsi AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan posisi manusia, melainkan untuk mengelevasi peran tenaga kerja ke fungsi-fungsi yang membutuhkan sentuhan personal dan kreativitas.

“AI efektif untuk pekerjaan berulang. Namun, manusia memiliki keunggulan dalam eskalasi masalah dan penyelesaian masalah secara kreatif. Integrasi ini membebaskan manusia dari pekerjaan robotik untuk fokus pada pekerjaan yang membutuhkan empati,” ujar William.

Pendekatan “Power Message” dan Infrastruktur Tanpa Kode

Forum ini juga memperkenalkan konsep teknis “Power Message”. Berbeda dengan sistem chatbot pasif konvensional, model ini dirancang untuk proaktif menginisiasi percakapan dengan pelanggan (“jemput bola”) tanpa menunggu input pengguna.

Teknologi ini didukung oleh infrastruktur AI Studio yang memungkinkan bisnis membangun agen AI tanpa penulisan kode (no-code). Platform ini mencakup pre-built skillset dan pengujian (playground) yang mendukung skenario percakapan dalam Bahasa Indonesia maupun bahasa asing.

Prasetyo Budi Utomo, Product Manager bitbybit, mendemonstrasikan penerapan teknologi ini melalui studi kasus nibbl.id.

“Agen AI mampu mencatat preferensi rasa pelanggan ke dalam basis data saat interaksi terjadi. Data ini kemudian digunakan untuk segmentasi pasar, sehingga kampanye pemasaran di masa depan dapat ditargetkan secara spesifik berdasarkan profil selera konsumen,” jelas Prasetyo.

Data Nyata Efisiensi Operasional

Efektivitas implementasi AI divalidasi oleh data internal dari jenama lokal, Torch. Ivan Kurniawan mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan penggunaan sistem bitbybit, beban kerja tim layanan pelanggan berkurang signifikan.

” />

“Sebanyak 44% percakapan kini ditangani sepenuhnya oleh AI. Jika manusia bisa melakukan pekerjaan tersebut secara manual, AI dapat mengakselerasinya dengan lebih cepat dan akurat,” ungkap Ivan.

bitbybit menyatakan bahwa solusi ini telah terintegrasi dengan ekosistem e-commerce, termasuk Shopify dan Xendit, untuk mendukung skalabilitas bisnis di pasar Indonesia. Acara ini ditutup dengan sesi networking di mana peserta dapat mengunjungi booth interaktif dari SSDC (Shopify Expert Partner di Indonesia), KiriminAja (platform pengiriman terintegrasi untuk UMKM), Torch, dan nibbl.

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Uji Coba Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung
Next: Fanbo Ajak Pelajar Kenali Diri Lewat Kegiatan Beauty Class dan Content Creator Bersama Priska Sahanaya SMA & SMK Tunas Harapan

Related Stories

codeimg-260
  • Sosial Ekobis

Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Siap Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran Idulfitri 1447 H / 2026

Mandar News 15/03/2026
codeimg-259
  • Sosial Ekobis

FLOQ Menyambut Positif Transisi Kepemimpinan OJK dan Mendukung Penguatan Ekosistem Keuangan Indonesia

Mandar News 15/03/2026
codeimg-258
  • Sosial Ekobis

Mengenal Hewan Eksotis Ras Kucing Bengal

Mandar News 15/03/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (39) majene (1367) Malunda (48) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (268) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (89) sulbar (1381) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d