Pohon yang diduga digunakan oleh pelaku untuk mengakhiri hidupnya.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Seorang warga Desa Renggeang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, berinisial AR (59) diduga mengakhiri hidupnya sendiri, Jumat (6/3/2026).
Berdasarkan keterangan keluarga, pada Kamis malam (5/3/2026) sekitar pukul 22.00 WITA, AR masih berada di rumah dan beraktivitas seperti biasa.
Namun, saat itu AR sempat mengeluhkan kepada anaknya bahwa tubuhnya terasa panas dan mengalami sesak napas.
Sekitar pukul 23.00 WITA, AR kemudian keluar dari rumah. Hingga pukul 01.00 WITA dini hari, korban tidak kunjung kembali sehingga keluarga merasa khawatir dan berinisiatif melakukan pencarian di sekitar rumah hingga ke kebun yang biasa digarap korban.
Tapi, hingga sekitar pukul 05.00 WITA korban belum ditemukan. Sekitar pukul 07.30 WITA, keluarga menerima informasi dari warga bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon jati menggunakan tali nilon berwarna merah.
Keluarga kemudian menuju lokasi kejadian dan mendapati AR sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi kaki sekitar satu meter dari permukaan tanah. Bersama warga sekitar, AR kemudian diturunkan dan dibawa ke rumah duka.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Budi Adi menyampaikan kalau kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kejadian tersebut.
“Personel Sat Reskrim bersama piket fungsi langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan di sekitar tempat kejadian,” sebut AKP Budi Adi.
Barang bukti yang diamankan di antaranya satu lembar sarung batik, pakaian dalam, serta tali nilon berwarna merah sepanjang kurang lebih 4,70 meter yang diduga digunakan AR.
“Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan mengalami luka memar pada bagian leher akibat bekas lilitan tali,” ucap AKP Budi.
Peristiwa ini merupakan yang keempat di tahun 2026. Di bulan Januari, dua kasus bunuh diri terjadi di Kecamatan Campalagian. Sedangkan di bulan Februari, satu warga Kecamatan Polewali juga diduga sengaja merenggut nyawanya sendiri. (rls/ilm)
