Pelaksanaan diseminasi kolaborasi riset dosen prodi Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum Unsulbar.
Majene, mandarnews.com – Sehubungan dengan selesainya kegiatan kolaborasi riset atau penelitian program studi (prodi) hukum, Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengadakan diseminasi kolaborasi, Kamis (27/11/25).
Ketua Jurusan, Ika Novitasari mengatakan kegiatan ini salah satu rangkaian dari program kerja, program kerja tahunan yang digagas dari tahun 2024 dan dilaksanakan di 2025.
“Jadi penggagasnya itu rata-rata memang dari inisiatif dari dosen-dosen program studi hukum. Nah di pelaksanaannya ini karena merupakan salah satu rangkaian, ini didahului oleh kegiatan penelitian,” jelas Ika Novitasari.
Menurutnya, dua bulan lalu pihaknya membentuk tim, dari 36 orang dosen di program studi hukum, membentuk 10 tim untuk kemudian melaksanakan penelitian di berbagai sektor, ada dari sektor hukum tata negara, hukum perdata dan hukum pidana. Dan menghasilkan 10 jenis riset.
“Ada yang seperti kita saksikan tadi dari segi hukum tata negara terkait pembahasan ambang batas. Kemudian ada dari segi hukum pidana terkait dengan cybercrime. Kemudian dari segi perdata itu terkait dengan perlindungan hukum untuk konsumen di bidang merek dalam belanja online. Jadi itu secara garis besarnya. Kemudian kayak tadi tentang lingkungan tadi. Nah, kalau yang tentang lingkungan itu di lingkup HTN, membahas tentang bagaimana kemudian dari segi perizinan, peran pemerintah di dalamnya, kemudian dikaitkan dengan Undang-Undang Cipta Kerja yang sedang digadang sekarang,” bebernya.
Lanjutnya, 10 hasil riset tadi pihaknya berkewajiban sebagai salah satu bentuk. Keberlanjutan dari tridarmanya dosen, salah satunya itu pengabdian dan penelitian kemudian pengajaran, ini salah satu bentuk tindak lanjut.
“Jadi penyebarluasan apa yang sudah kami laksanakan di bidang penelitian. Penyebar luasannya melalui jurnal. Melalui artikel jurnal. Jadi outputnya sebenarnya di sini adalah salah satunya yaitu selain diseminasi tadi, ada juga berbentuk artikel jurnal yang dipublikasi di Jurnal Terakreditasi Nasional. Jadi semua dari 10 itu semua dipublikasi di Jurnal Sinta Bersinta istilahnya,” tutupnya. (Ptr)
