Dosen Poltekkes Kemenkes Mamuju bersama Wakasek Bidang Kesiswaan, petugas UKS, dan perwakilan organisasi siswa MAN 1 Mamuju
Mamuju, mandarnews.com – Dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mamuju melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MAN 1 Mamuju dengan fokus pada penguatan kesehatan mental remaja dan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini menyasar organisasi siswa sebagai mitra strategis dalam membangun budaya sekolah yang tanggap bencana dan peduli kesehatan mental.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengangkat topik “kesehatan mental remaja dan kesiapsiagaan bencana”, dengan melibatkan 30 siswa dari lima organisasi sekolah, yaitu OSIM, MPK, Pramuka, PMR, dan PIK-R.
Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman serta keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah sehari-hari.
Ketua tim pengabdian, Masnaeni Ahmad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang mendorong dosen untuk terlibat langsung dalam upaya pemberdayaan di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, penguatan kesehatan mental dan kesiapsiagaan bencana perlu ditanamkan sejak remaja melalui pendekatan yang aplikatif dan berbasis sekolah.
Adapun tim pengabdian masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Masnaeni Ahmad, S.Psi., M.A., Syafruddin Ali Salaka, S.ST., M.Tr.Kep., dan Syamsidar, S.Kep., Ns., M.Kes., yang seluruhnya merupakan dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mamuju. Kolaborasi tim dosen ini bertujuan memberikan pendampingan yang komprehensif, baik dari aspek kesehatan mental maupun kesiapsiagaan dasar menghadapi situasi darurat.
Rangkaian kegiatan meliputi edukasi tentang kesehatan mental remaja dan kesiapsiagaan bencana, pelatihan teknik sederhana untuk mengelola kecemasan, simulasi keterampilan pertolongan pertama berupa balut dan bidai, serta pembuatan media edukasi oleh masing-masing organisasi siswa. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga didorong untuk berperan sebagai agen edukasi sebaya di lingkungan sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MAN 1 Mamuju, Ramli, S.Pd.I., menilai kegiatan ini sangat mendukung pembinaan kesiswaan. Menurutnya, pelibatan organisasi siswa memberi pengalaman belajar yang bermakna sekaligus memperkuat peran siswa dalam kegiatan positif dan produktif di sekolah.
Salah satu peserta, Nadia Putri, perwakilan PMR MAN 1 Mamuju, menyampaikan bahwa kegiatan ini dinilai sangat aplikatif. Ia mengatakan materi yang diperoleh dapat diteruskan kepada seluruh siswa melalui program kerja organisasi masing-masing, sehingga manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas.
Kepala MAN 1 Mamuju, Baharuddin, S.Pd.I., M.M., menyampaikan apresiasi sekaligus harapan atas keberlanjutan program ini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat dari dosen Poltekkes Kemenkes Mamuju. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa dan kami berharap dapat terus berlanjut. Materi dan keterampilan yang diberikan juga sangat relevan dan memungkinkan untuk diterapkan serta dikembangkan melalui kegiatan UKS dan program organisasi siswa di sekolah,” ujarnya. (Rizaldy/rls)
