Rapat kerja DLHK, Satpol PP, dan Camat bersama DPRD Polewali Mandar.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Untuk mengatasi masalah sampah yang senantiasa menumpuk di Pasar Wonomulyo, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar meminta agar ada penambahan kontainer.
Permintaan itu disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadly, kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dalam rapat kerja membahas persoalan sampah Pasar Wonomulyo di ruang aspirasi, Jumat (9/1/2025).
Selain penambahan kontainer, Fahry pun mengaku siap terlibat langsung dalam perbaikan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang seringkali licin ketika hujan.
“Untuk carikan solusi, saya yang tanggung 30 mobil sirtu. DLHK siapkan alatnya saja,” ujar Fahry.
Selain itu, Fahry juga meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang turut hadir dalam rapat untuk menertibkan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.
“Saya juga mau kasih tugas tambahan. Jangan hanya menertibkan sampah, coba gali informasi terkait masalah pasar karena saya dengar banyak preman-preman, saya kira Pak Sekretaris bisa jadi intel dulu di sana,” kata Fahry.
Pada intinya, tambah Fahry, langkah tersebut ditempuh untuk mengurangi sampah liar yang terbuang di Kecamatan Wonomulyo.
“Perda-nya ada. Maka dari itu dilibatkan Satpol PP untuk sementara melakukan edukasi, sosialisasi, dan penataan,” sebut Fahry.
Tapi, yang tidak kalah penting adalah fasilitas untuk masyarakat membuang sampah harus disiapkan dulu.
Kadis DLHK Polewali Mandar, Moh. Jumadil Tappawali, menyambut baik permintaan tersebut dan menyarankan agar para pedagang dibiasakan memilah sampah sebelumnya.
“Masing-masing pedagang yang ada di dalam, diberikan penegasan untuk menyediakan tempat sampah terpilah di dalam. Yakin bahwa di dalam pasar itu tidak ada tempat sampah terpilahnya,” ucap Jumadil.
Nantinya, tambah Jumadil, petugas yang akan ditempatkan di sana sudah bisa menandai mana sampah yang harus dikarungi dan dibawa ke bank sampah, mana sampah yang dibawa ke kontainer untuk dibuang ke pembuangan akhir.
“Kalau sudah ada yang terpilah dari sumbernya, saya rasa itu akan memudahkan petugas,” tukas Jumadil.
Saat ini, di Wonomulyo tersedia tiga kontainer di tiga posisi, yaitu di Bina Residence, pojok SMK, dan di pasar ikan, ditambah tiga kontainer mobil.
Camat Wonomulyo, Samiaji, mengaku belum tahu di mana satu kontainer tambahan akan ditempatkan.
“Kalau di tempat selain pasar ikan, sebenarnya ada, tapi saya agak ragu,” tutur Samiaji.
Sedangkan Sekretaris Satpol PP Polewali Mandar, Syarifuddin Wahab, menerangkan bahwa situasi di Pasar Wonomulyo belum diketahui secara pasti.
“Ada beberapa titik kumpul yang benar-benar krusial. Kami belum tahu situasi kondisi di sana, tapi kami akan gerak cepat mengenai hal ini,” beber Syarifuddin.
Ia mengemukakan, selain menjaga, mungkin Satpol PP juga akan sosialisasi. Syarifuddin yakin masyarakat pasti bisa diajak kerjasama, dengan catatan tidak bosan melakukan sosialisasi. (ilm)
