Nadia Sarah Annisa sebagai finalis Puteri Indonesia 2026 (tengah) bersama Ketua STIKES BBM Yuliana Sulaiman dan Sekretaris Yayasan Muhammad Umar (kanan) dan ratusan mahasiswa STIKES BBM.
Majene, mandarnews.com –Â Perjuangan Nadia Sarah Annisa sebagai finalis Puteri Indonesia 2026 terus menuai apresiasi dan dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat di Sulawesi Barat.
Kali ini, mahasiswa dan pimpinan kampus di Majene menyampaikan dukungan bagi Nadia berjuang di ajang kompetisi pemilihan Puteri Indonesia 2026.
Dukungan bagi perjuangan Nadia disampaikan para mahasiswa saat finalis Puteri Indonesia 2026 itu bertemu dengan ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STiKes) Bina Bangsa Majene (BBM) dan Sekolah Tinggi Ilmu EKonomi (STIE) Yapman Majene, Kamis (5/3/26).
Dalam pertemuan itu, Nadia yang juga merupakan lulusan Fakultas Hukum UGM Jogjakarta itu menyampaikan perjuangannya di ajang Final Puteri Indonesia 2026 bukan semata untuk pribadi, namun lebih utama merupakan perjuangannya untuk mengangkat nama daerah di tingkat nasional.
” Sejarah dan Tradisi kita di Sulawesi Barat adalah kekayaan budaya yang penting diangkat di tingkat nasional, mohon doa ta semua,” kata Nadia di hadapan ratusan mahasiswa di kampus STIKES BBM di Lutang Majene.
Ia menjelaskan, kehadirannya di kompetisi Puteri Indonesia itu dapat menjadi eksposur di ajang nasional, terhadap produk unggulan daerah seperti kain tradisional, kerajinan tangan dan kuliner sehingga mendapatkan panggung untuk dikenal lebih luas, yang pada akhirnya dapat menarik minat investor dan wisatawan.
Disamping menyampaikan perihal keikutsertaannya di kompetisi Puteri Indonesia 2026 mewakili Sulbar, Nadia dalam dialognya dengan mahasiswa juga menyampaikan motivasi agar mahasiswa terus bersemangat dengan potensi yang ada pada masing – masing mahasiswa.
” Dalam setiap perjuangan kita meraih sukses tentu akan menghadapi tantangan, namun dengan tantangan itu, kita sebagai generasi muda semakin bersemangat untuk melewatinya, generasi muda Sulbar juga bisa,” kata Nadia disambut tepuk tangan para mahasiswa.
Duta Daerah
Nadia Sarah, finalis Puteri Indonesia adalah puteri asli Sulawesi Barat, orang tuanya asli dari kabupaten Majene, masing – masing ayah dr. Sugisman, ahli jantung dan ibu Hj. Wahidah Zikir.
Nadia merupakan cucu dari salah satu tokoh pembentukan Sulawesi Barat, H.M. Zikir Sewai.
Mahasiswa STIKes BBM, Nurfaika Azzahra menyatakan mahasiswa mendukung penuh perjuangan Nadia di ajang kompetisi Puteri Indonesia karena ajang prestisius itu menjadi panggung yang ideal mengangkat potensi daerah dan mengenalkan budaya daerah di tingkat nasional.
” Kita mendukung Nadia puteri dari Sulbar meraih prestasi di tingkat nasional, itu juga akan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Sulbar, khususnya kaum perempuan untuk maju dan berkembang,” kata Nurfaika.
Mahasiswa lainnya Maswandi juga menyatakan dukungan penuh pada perjuangan Nadia karena perjuangannya di ajang tersebut adalah upaya kolektif untuk mengangkat muruah dan potensi Sulbar di panggung nasional.
Selain kalangan mahasiswa, pimpinan ketua STIKES BBM juga memberikan dukunga penuh bagi Nadia.
Menurut ketua STIKES BBM, Yuliana Sulaeman, dukungan penuh Nadia Sarah sebagai salah satu Finalis Puteri Indonesia 2026 merupakan bentuk apresiasi dan motivasi bagi generasi muda daerah agar terus berani tampil, berkarya, serta membawa nama baik daerah di kancah nasional. Ajang Puteri Indonesia tidak hanya menilai penampilan, tetapi juga wawasan, kepedulian sosial, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Yuliana berharap, Nadia Sarah Annisa dapat memberikan penampilan terbaiknya dan mampu mengharumkan nama Sulawesi Barat dalam ajang Puteri Indonesia 2026.
“Dukungan ini juga menjadi wujud semangat bersama untuk mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter dan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Melalui momentum ini, STIKes Bina Bangsa Majene juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Barat untuk memberikan doa dan dukungan kepada Nadia Sarah Annisa agar dapat meraih hasil terbaik dan membawa kebanggaan bagi daerah,” tutupnya. (Ptr)
