Skip to content
04/04/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Harga Emas Berpeluang Kembali Naik, Investor Cermati Arah Kebijakan The Fed
  • Sosial Ekobis

Harga Emas Berpeluang Kembali Naik, Investor Cermati Arah Kebijakan The Fed

Mandar News 06/02/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-114

Pergerakan harga emas dunia (XAU/USD) pada perdagangan hari ini masih berlangsung dinamis dengan kecenderungan bergerak tidak stabil. Setelah sebelumnya mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa di atas area US$5.500 per ounce, harga emas mengalami tekanan koreksi yang cukup dalam. Penurunan tersebut dipicu oleh kombinasi penguatan dolar Amerika Serikat serta melemahnya minat terhadap aset safe haven, seiring dengan rilis sejumlah data ekonomi AS dan perkembangan terbaru terkait kebijakan moneter Federal Reserve. Meski sempat tertekan, emas mulai menunjukkan upaya pemulihan terbatas yang mengindikasikan adanya ketertarikan beli dari pelaku pasar di level harga yang lebih rendah.

Berdasarkan analisis yang disampaikan oleh Andy Nugraha dari Dupoin Futures, koreksi harga emas yang terjadi saat ini masih dapat dikategorikan sebagai fase penyesuaian yang wajar. Dalam perspektif tren jangka menengah hingga panjang, arah pergerakan emas dinilai masih berada dalam struktur bullish. Tekanan jual yang muncul lebih banyak dipengaruhi oleh penguatan dolar AS, setelah pasar menyesuaikan ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang berpotensi lebih ketat dalam waktu dekat. Selain itu, mencuatnya nama figur beraliran hawkish seperti Kevin Warsh sebagai kandidat Ketua The Fed turut menambah tekanan sementara terhadap emas, karena memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar.

Meski sentimen tersebut memberi dampak negatif dalam jangka pendek, Andy Nugraha menegaskan bahwa tekanan yang ada belum cukup kuat untuk membalikkan tren utama emas secara keseluruhan. Apabila kondisi pasar kembali kondusif dan minat risiko mulai membaik, harga emas berpeluang melanjutkan pergerakan naik. Dalam skenario positif, XAU/USD diproyeksikan dapat mengarah ke area 5.282 pada pekan depan. Level tersebut dipandang sebagai target teknikal penting, khususnya jika harga mampu bertahan di atas area support dinamis dan dorongan beli kembali menguat.

Namun demikian, Dupoin Futures juga mengingatkan pelaku pasar untuk tetap mengantisipasi kemungkinan skenario negatif. Jika harga emas mengalami pembalikan arah yang lebih dalam dan menembus level kunci di sekitar 4.368, maka tekanan jual lanjutan berpotensi membawa harga turun menuju area 4.033 pada pekan mendatang. Skenario ini bisa terjadi apabila dolar AS melanjutkan penguatannya, didukung oleh data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis lebih solid dari perkiraan pasar. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat, sehingga menekan pergerakan harga emas.

Dari sisi fundamental, prospek emas untuk jangka menengah hingga panjang masih dinilai cukup menjanjikan. Salah satu faktor utama yang menopang outlook positif ini adalah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed sepanjang tahun 2026. Penurunan suku bunga umumnya akan menekan imbal hasil riil dan mengurangi opportunity cost dalam memegang emas, sehingga membuat logam mulia ini kembali menarik bagi investor. Selain itu, permintaan emas sebagai aset lindung nilai masih relatif kuat, terutama dari investor institusional dan bank sentral global yang terus melakukan diversifikasi cadangan devisa mereka.

Sejumlah bank besar dunia juga masih mempertahankan proyeksi positif terhadap harga emas dalam jangka tahunan, meskipun volatilitas jangka pendek cukup tinggi akibat dinamika kebijakan moneter. Hal ini menunjukkan bahwa secara fundamental, permintaan terhadap emas masih dianggap solid dan tidak mudah tergerus oleh sentimen sesaat.

Ke depan, arah pergerakan harga emas diperkirakan akan sangat bergantung pada rilis data ekonomi utama Amerika Serikat, seperti laporan ketenagakerjaan, inflasi, serta perkembangan CPI dan real yield. Data-data tersebut berpotensi menjadi pemicu pergerakan signifikan, terutama jika hasilnya menyimpang jauh dari ekspektasi pasar. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan fundamental dan teknikal secara berimbang sebagai dasar dalam menentukan strategi transaksi emas di tengah kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Gempa Bumi Sempat Terasa, KAI Daop 9 Jember Pastikan Perjalanan KA Tetap Aman
Next: Perluas Akses Pembiayaan Seiring Dinamika Pertumbuhan Ekonomi Daerah, BRI Finance Hadir di Sukabumi

Related Stories

codeimg-52
  • Sosial Ekobis

KAI Daop 2 Bandung Catat Okupansi Angkutan Lebaran 2026 Melebihi 1% dari Program, Meningkat 5% dari Tahun Lalu, dengan Relasi Favorit Didominasi Tujuan Jakarta dan Jawa Tengah

Mandar News 04/04/2026
codeimg-51
  • Sosial Ekobis

KAI Daop 2 Bandung Ucapkan Terima Kasih kepada Lebih Dari 872 Ribu Pengguna Jasa KA Pada Angkutan Lebaran 2026

Mandar News 04/04/2026
codeimg-50
  • Sosial Ekobis

Evolusi Cuatrodia Creative Circle: Transformasi Ekosistem Kreatif Jakarta dengan Standar Kriya Kelas Dunia

Mandar News 03/04/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (39) majene (1368) Malunda (48) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (268) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1381) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d