Skip to content
26/01/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Kementerian PU Pastikan Pemulihan Tujuh Ruas Jalan Utama di Lintas Timur, Barat, dan Tengah Aceh
  • Sosial Ekobis

Kementerian PU Pastikan Pemulihan Tujuh Ruas Jalan Utama di Lintas Timur, Barat, dan Tengah Aceh

Mandar News 07/12/2025

Share this:

  • Twitter
  • Facebook
  • Telegram
  • WhatsApp
public

Jakarta, 6 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Aceh yang terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor. Fokus utama saat ini adalah memulihkan konektivitas pada sejumlah ruas utama di jalur Lintas Timur, Lintas Barat, dan Lintas Tengah. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran distribusi logistik, mobilitas masyarakat, serta pemulihan aktivitas sosial ekonomi warga terdampak sesegera mungkin.

Guna
menjalankan upaya tersebut, Kementerian PU telah memobilisasi dan mengalihkan
alat berat dari berbagai proyek infrastruktur terdekat. Tujuannya agar
pembukaan akses jalan yang tertimbun material longsor maupun banjir berlangsung
lebih cepat, sekaligus memitigasi risiko masalah sosial akibat terhambatnya
pasokan kebutuhan pokok.

Menteri
Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan
darurat ini. Menurutnya, pemulihan akses transportasi adalah kunci sebelum
melangkah ke tahap perbaikan permanen.

“Pascabencana
banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pembukaan
kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara
lebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur,” ujar
Menteri Dody Hanggodo.

Berdasarkan
data lapangan, kondisi jalur Lintas Timur Aceh saat ini relatif kondusif dan
tidak menghadapi kendala signifikan. Meskipun terdapat dua jembatan yang sempat
terputus, proses perbaikan tengah dikebut dengan target penyelesaian pada 12
Desember 2025.

Sejumlah ruas
vital di Lintas Timur, meliputi ruas Lhokseumawe–Aceh Utara hingga Langsa,
Langsa–Kuala Simpang, serta Kuala Simpang–Batas Provinsi Sumatera Utara, sudah
kembali terhubung. Sejak 3 Desember 2025, jalur ini telah fungsional dan dapat
dilalui oleh seluruh jenis kendaraan. Kendati demikian, petugas di lapangan
masih terus melakukan pembersihan sedimen dan sisa material banjir untuk
mengembalikan kondisi jalan yang optimal.

Sementara itu,
penanganan intensif juga dilakukan di Lintas Barat Aceh. Kementerian PU melalui
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh memastikan sejumlah ruas di jalur
ini telah kembali fungsional. Fokus pekerjaan saat ini adalah pembersihan
material longsoran di beberapa titik rawan demi menjamin keselamatan dan
kenyamanan para pengguna jalan.

Di sisi lain,
tantangan terberat berada di jalur Lintas Tengah Aceh. Kerusakan infrastruktur
di wilayah ini cukup masif. Tercatat ada 13 jembatan yang terputus serta badan
jalan yang tergerus aliran sungai, khususnya pada akses menuju wilayah Takengon
dan sekitarnya.

Menyikapi
kondisi tersebut, Kementerian PU memprioritaskan pemasangan jembatan bailey secara bertahap dan penanganan darurat
pada badan jalan yang amblas.

Saat ini,
beberapa ruas di Lintas Tengah sudah dapat dilalui meski dengan kondisi
terbatas. Ruas Simpang Uning–Blangkejeren baru dapat diakses oleh kendaraan
roda dua. Sedangkan untuk ruas Genting Gerbang–Celala–Batas Aceh Tengah/Nagan
Raya, akses masih menunggu penyelesaian jalur menuju Jembatan Kr. Beutong yang
ditargetkan rampung pada 17 Desember 2025 mendatang.

Kementerian PU
memastikan seluruh sumber daya dikerahkan agar pemulihan tujuh ruas jalan utama
di Lintas Timur, Barat, dan Tengah Aceh dapat segera tuntas, sehingga roda
perekonomian masyarakat Aceh dapat kembali berputar normal.

Program kerja ini
merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Continue Reading

Previous: KAI Bergabung dalam United Nations Global Compact, Perkuat Implementasi Keberlanjutan untuk Transportasi Rendah Emisi
Next: Kementerian PU dan BUMN Karya Buka Akses Jalan di Aceh Tamiang serta Pasok Air Bersih bagi Masyarakat Kuala Simpang yang Terdampak Banjir dan Longsor

Related Stories

codeimg-314
  • Sosial Ekobis

Visi India tentang Indo-Pasifik: Menjaga Stabilitas Maritim dan Mendorong Kemakmuran Bersama

Mandar News 26/01/2026
codeimg-313
  • Sosial Ekobis

KAI Daop 7 Madiun Tindak Tegas Kasus Pelemparan KA Jayakarta Premium, Pelaku Berhasil Diamankan

Mandar News 25/01/2026
codeimg-312
  • Sosial Ekobis

Svarael Foundation Meluncurkan Infrastruktur “Penambangan Bahasa” Terdesentralisasi yang Ditenagai oleh Token Utilitas SRAL

Mandar News 25/01/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (43) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) majene (1359) Malunda (47) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (52) polman (265) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (88) sulbar (1375) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41) warga (39)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d