Skip to content
14/02/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Kisah Inspiratif Karyawan SKT Sampoerna: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang
  • Sosial Ekobis

Kisah Inspiratif Karyawan SKT Sampoerna: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang

Mandar News 22/05/2025

Share this:

  • Twitter
  • Facebook
  • Telegram
  • WhatsApp
public

Tak ada yang bisa menebak perjalanan hidup seseorang. Seperti dialami Evi Setyorini, yang selama setahun terakhir menjalani peran sebagai orangtua tunggal bagi kedua anaknya. Tak hanya harus menanggung kedua anaknya, Evi juga menjadi tumpuan ekonomi bagi kedua orangtua dan neneknya. Warga Tuban, Jawa Timur ini awalnya bekerja di sebuah warung makan. Penghasilan sebagai pekerja warung makan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, apalagi dengan adanya kewajiban yang harus dipenuhi.

BOJONEGORO – Tak ada yang bisa menebak perjalanan hidup
seseorang. Seperti dialami Evi Setyorini, yang selama setahun terakhir
menjalani peran sebagai orangtua tunggal bagi kedua anaknya. Tak hanya harus
menanggung kedua anaknya, Evi juga menjadi tumpuan ekonomi bagi kedua orangtua
dan neneknya. Warga Tuban, Jawa Timur ini awalnya bekerja di sebuah warung
makan. Penghasilan sebagai pekerja warung makan tak cukup untuk memenuhi
kebutuhan keluarganya, apalagi dengan adanya kewajiban yang harus dipenuhi.

Di tengah impitan ekonomi, Evi berharap ada peluang pekerjaan yang lebih
baik. Hingga suatu waktu, ia mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan
di Mitra Produksi Sigaret (MPS) PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Dander,
yang dimiliki Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro. Dengan tekad yang kuat dan
berbekal ijazah SD, Evi mengumpulkan keberanian untuk melamar pekerjaan sebagai
pelinting Sigaret Kretek Tangan (SKT).

“Tekad saya kuat. Meski saya perempuan, saya yakin bisa sukses sebagai ibu
dan tulang punggung keluarga. Saya beranikan diri melamar ke MPS Dander. Dari
yang tidak punya pengalaman apa-apa, lulusan SD, saya punya keinginan kuat
untuk bekerja di Sampoerna. Walau agak khawatir, apakah saya bisa diterima
karena cuma lulusan SD,” kata Evi.

Keinginan kuat mengalahkan segala ketakutannya. Evi diterima bekerja
sebagai pelinting sejak MPS Dander berdiri pada Januari 2024. Setahun berjalan,
ia merasakan lingkungan kerja yang mendukung dan membantu pengembangan dirinya.
Menurut Evi, para pemimpin di MPS Dander membekali para karyawan dengan program
yang matang dan mendorong agar setiap orang memiliki kemampuan yang semakin
baik dan lebih produktif.

“Karena ada dukungan dari perusahaan, saya yang awalnya tidak bisa, jadi
bisa,” katanya.

Meski harus menempuh jarak puluhan kilometer dari Tuban ke Bojonegoro, Evi
menjalani dengan suka cita. Baginya, ini bagian dari perjuangan yang harus
diupayakan untuk kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya. Setahun menjadi
karyawan di MPS Dander, Evi merasakan kondisi perekonomian yang lebih baik. Ia
bisa menyekolahkan anak sulungnya yang berusia 15 tahun di pesantren, demikian
pula anak keduanya. Ia juga bisa menyokong kebutuhan kedua orangtua dan
neneknya.

Dari Tidak Yakin, Kini Semakin Percaya Diri

Cerita lain datang dari Rizqi Mega Silvia Ningrum, yang biasa disapa Silvi.
Warga Bojonegoro, Jawa Timur ini juga setahun terakhir bekerja sebagai
pelinting di MPS Dander. Ketika melihat lowongan pekerjaan sebagai pelinting
SKT di MPS Dander, ia tak ingin melewatkan kesempatan itu. Baginya, kehadiran
MPS Dander di Bojonegoro menjadi angin segar, terutama bagi ibu-ibu yang ingin turut
membantu perekonomian keluarga. Suami Silvi bekerja sebagai buruh bangunan
dengan penghasilan yang tak tentu, sementara kebutuhan biaya semakin meningkat
karena anak pertamanya memasuki bangku sekolah.

“Ketika ada MPS Dander, terbantu sekali. Ibu-ibu yang biasanya di rumah,
jadi bisa bekerja untuk menambah pemasukan keluarga, dan sangat membantu
perekonomian keluarga,” kata Silvi.

Akhirnya, Silvi diterima bekerja sebagai pelinting sejak Januari 2024,
ketika MPS Dander mulai beroperasi. Awal bekerja, ia menyimpan banyak
kekhawatiran.

“Saya enggak bisa apa-apa. Ternyata, setelah dicoba, saya sangat menikmati.
Karena di sini diajarkan, dibimbing, dirangkul, agar bisa bekerja semakin baik
dari hari ke hari. Misal kita tidak mengerti, para pemimpin akan merangkul. Ini
yang membuat saya betah dan percaya diri,” kata Silvi.

Setelah setahun bekerja sebagai pelinting di MPS Dander, Silvi merasakan
kondisi perekonomian keluarganya semakin stabil. Suaminya, yang sebelumnya
merantau ke Surabaya, kini memilih mencari pekerjaan di Bojonegoro agar bisa
membantu merawat kedua anaknya.

“Secara perekonomian, sekarang ada rasa aman karena penghasilan tetap.
Alhamdulillah,” pungkasnya.

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Continue Reading

Previous: Harga Emas Terkoreksi Efek Investor yang Beralih Aset
Next: Thermax Dorong Akselerasi Industri Indonesia Menuju Net Zero Lewat Teknologi dan Kemitraan Strategis

Related Stories

codeimg-275
  • Sosial Ekobis

Libur Imlek 2026, KAI Logistik Pastikan Tetap Beroperasi Optimal

Mandar News 14/02/2026
codeimg-274
  • Sosial Ekobis

School of Information Systems: Why Information Systems is the Real MVP Behind the AI Hype

Mandar News 14/02/2026
codeimg-272
  • Sosial Ekobis

Warna Harmoni di Setiap Momentum, Tim Voice BRI Region 6/Jakarta 1 Tampil Memukau

Mandar News 14/02/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (43) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) majene (1360) Malunda (47) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (265) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (89) sulbar (1376) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41) warga (39)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d