Skip to content
18/01/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Krakatau Steel: Perlindungan Baja Nasional adalah Praktik Global dan Fondasi Kedaulatan Industri
  • Sosial Ekobis

Krakatau Steel: Perlindungan Baja Nasional adalah Praktik Global dan Fondasi Kedaulatan Industri

Mandar News 02/01/2026

Share this:

  • Twitter
  • Facebook
  • Telegram
  • WhatsApp
public

Jakarta , 2 Januari 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) menyambut pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengenai pentingnya keberanian Indonesia melindungi industri dalam negeri sebagai sinyal kebijakan yang konstruktif dan strategis. Pernyataan tersebut diungkapkan saat membuka Business Matching Produk Dalam Negeri di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (15/12).

Di tengah dinamika
perdagangan global yang semakin kompleks dan tidak sepenuhnya simetris, sikap
tersebut mencerminkan kesadaran negara dalam menjaga keberlanjutan industri
nasional yang bersifat fundamental, termasuk industri baja. Sebagai industri
hulu yang menopang berbagai sektor strategis, baja memiliki peran sentral dalam
pembangunan nasional.

Proteksi Baja Sebagai Arus Utama Global 

Pengamat
Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, menegaskan bahwa
perlindungan industri baja bukanlah praktik eksklusif atau menyimpang,
melainkan bagian dari arus utama kebijakan perdagangan internasional.

“Pengalaman
Korea Selatan menunjukkan bahwa bahkan kampiun baja dunia sekalipun tetap
membutuhkan instrumen perlindungan perdagangan. Proteksi baja bukan tanda
kelemahan industri, tetapi bagian dari tata kelola untuk menjaga keberlanjutan
di tengah distorsi pasar global,” ujar Widodo.

Ia
menjelaskan bahwa Korea Selatan secara konsisten menggunakan instrumen trade
remedies
, termasuk bea anti dumping, untuk menjaga pasar domestik
dari tekanan impor yang merugikan produsen nasional. Pendekatan serupa juga
dilakukan oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, hingga negara-negara ASEAN seperti
Thailand dan Malaysia.

Mewujudkan Persaingan yang Adil

Bagi
Krakatau Steel Group, sinyal kebijakan tersebut memiliki arti penting dalam
menciptakan level playing field yang adil bagi industri baja nasional. Direktur
Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menegaskan bahwa industri
baja nasional membutuhkan proteksi dalam negeri agar transformasi yang tengah
dilakukan dapat berjalan optimal.

“Industri
baja adalah fondasi industrialisasi. Tanpa kebijakan yang adil dan berimbang,
industri strategis nasional akan terus tertekan oleh praktik perdagangan global
yang tidak simetris,” jelas
Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel
Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Ia
menambahkan bahwa Krakatau Steel terus melakukan pembenahan internal melalui
peningkatan efisiensi, kualitas produk, serta penguatan struktur bisnis, namun
upaya tersebut perlu ditopang oleh kebijakan industri yang berpihak pada
kepentingan nasional.

“Proteksi
yang terukur memastikan industri baja nasional tumbuh sehat, berkelanjutan, dan
mampu menopang pembangunan jangka panjang,” tambahnya. 

Seperti diketahui, industri baja merupakan tulang
punggung pembangunan infrastruktur, energi, transportasi, manufaktur, hingga
pertahanan. Dengan demikian, menjaga keberlanjutan industri baja nasional
berarti memastikan Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk mewujudkan kedaulatan
ekonomi dan ketahanan nasional dalam jangka panjang. Dalam hal ini Danantara
menjadi faktor yang kuat mendukung Krakatau Steel Group. Dan program ini
menjadi bagian penting bagi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk kemakmuran
bangsa.

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Continue Reading

Previous: Di Awal Tahun 2026, Jasa Marga Catat Lebih Dari 155 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Dirut Jasa Marga: Diskon Tarif 20% di Jalan Tol Manado-Bitung Masih Berlaku
Next: BINUS UNIVERSITY Raih Penghargaan “Marketeers Digital Marketing Heroes 2025” melalui Kampanye #MulaiLebihAwal

Related Stories

codeimg-132
  • Sosial Ekobis

Genangan Air di Pekalongan–Sragi, Pastikan Seluruh KAJJ Daop 7 Madiun Tetap Tepat Waktu

Mandar News 18/01/2026
codeimg-131
  • Sosial Ekobis

KAI Daop 1 Utamakan Keselamatan, Lakukan Penyesuaian Perjalanan KA Dampak Banjir Pekalongan

Mandar News 17/01/2026
codeimg-130
  • Sosial Ekobis

Bantu Teman Bersama Sakola Kembara Berkomitmen Membantu Siswa Lewat Beasiswa Pendidikan

Mandar News 17/01/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (43) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) majene (1359) Malunda (47) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (52) polman (265) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (88) sulbar (1375) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41) warga (39)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d