Analis junior BI Perwakilan Sulbar, Aswin Wahyu Ramadan.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) mengimbau masyarakat agar menggunakan aplikasi PINTAR demi menghindari praktik calo penukaran uang yang marak menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Analis junior BI Perwakilan Sulbar, Aswin Wahyu Ramadan, menyampaikan jika manfaat aplikasi PINTAR adalah untuk mencegah praktik percaloan atau tengkulak sebab penukaran melalui aplikasi ini sudah dibatasi sesuai dengan paket yang tersedia.
“Inilah fungsi utama aplikasi PINTAR, yaitu agar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi. Apabila ditemukan oknum yang melakukan praktik seperti itu, tentu akan kami tegur,” ujar Aswin kepada awak media di lokasi Maradika Qris Ramadan UMKM Baik yang dihelat di Lapangan Pancasila, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (28/2/2026).
Terkait fenomena tengkulak penukaran uang menjelang Lebaran, BI memandang bahwa hal tersebut berpotensi merugikan masyarakat.
Oleh karena itu, BI mengimbau masyarakat untuk menggunakan aplikasi PINTAR yang telah didesain secara sistematis.
“Melalui aplikasi PINTAR, penukaran uang sudah diatur dengan skema pecahan tertentu, sehingga masyarakat tidak bisa menukar dalam jumlah berlebihan. Ini merupakan langkah BI untuk mengurangi praktik tengkulak,” kata Aswin.
Untuk batas maksimal penukaran, setiap orang dapat menukar hingga Rp5.300.000,-. Batas tersebut berlaku per orang atau per Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Prosesnya pun cukup sederhana. Masyarakat hanya perlu datang ke lokasi penukaran dengan membawa KTP fisik, hadir secara langsung, serta menunjukkan bukti pemesanan yang telah diunduh dari aplikasi PINTAR.
Lokasi penukaran di Polewali Mandar ialah Masjid Besar Al Hurriyah Tinambung pada tanggal 5 Maret 2026 mendatang. Untuk itu, BI Perwakilan Sulbar telah menyediakan 300 paket yang masing-masing memiliki batas penukaran maksimal Rp5.300.000,-. (ilm)
