Ketua Umum APPM Polewali Mandar Kota Parepare, Muhammad Amin Hasman Kausu.
Polewali Mandar, mandarnews.com -Aliansi Pemuda Pelajar Mahasiswa (APPM) Polewali Mandar Kota Parepare mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat dan Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar untuk segera mengambil langkah tegas dan terukur menyusul maraknya aksi yang diduga dilakukan oleh geng motor bersenjata tajam di wilayah Wonomulyo, Matakali, dan sekitarnya.
Sejumlah warga mengaku resah atas kemunculan sekelompok pemuda yang kerap beraksi pada malam hari. Mereka disebut datang secara tiba-tiba dengan membawa balok dan parang, lalu mendatangi warga yang sedang berkumpul di pinggir jalan tanpa alasan yang jelas. Tindakan tersebut dinilai telah menciptakan rasa takut dan ketidakamanan di tengah masyarakat.
Ketua Umum APPM Polman Kota Parepare, Muhammad Amin Hasman Kausu, menyatakan jika kondisi Polewali Mandar tidak baik-baik saja akhir-akhir ini, khususnya di wilayah Kecamatan Matakali, Wonomulyo, dan sekitarnya.
“Sudah berulang kali terjadi aksi geng motor yang menyerang warga secara tiba-tiba. Hal ini membuat masyarakat resah dan ketakutan,” ujar Muhammad Amin dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (23/2/2026).
Jika tidak segera ditindak oleh pihak kepolisian, situasi ini dapat semakin memburuk, apalagi saat bulan puasa di mana masyarakat melaksanakan ibadah malam seperti salat tarawih.
“Jangan sampai kejadian ini mengganggu keamanan dan kenyamanan warga. Aksi itu disebut telah berlangsung selama beberapa bulan. Namun hingga kini, kami menilai belum terlihat langkah konkret yang mampu mengembalikan rasa aman secara menyeluruh,” sebut Muhammad Amin.
Akibatnya, sebagian warga memilih membatasi aktivitas malam hari karena khawatir menjadi korban berikutnya.
Muhammad Amin pun menegaskan bahwa persoalan ini tidak dapat dianggap sebagai kenakalan remaja biasa. Membawa senjata tajam dan melakukan tindakan penyerangan atau percobaan penganiayaan merupakan tindak pidana yang membahayakan keselamatan masyarakat dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.
Untuk itu, APPM Polman Kota Parepare meminta pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli malam secara intensif di wilayah rawan, mengidentifikasi dan menindak tegas para pelaku sesuai ketentuan hukum, dan emberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.
“Kami berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah konkret demi mengembalikan keamanan dan ketertiban di wilayah Wonomulyo, Matakali, dan sekitarnya,” tutup Muhammad Amin. (rls)
Editor: Ilma Amelia
