Petani keluhkan harga cabai di pasar menurun.
Majene, mandarnews.com – Cabai keriting adalah tanaman budidaya yang dikelola secara rutin dan instensif.
Tanaman ini sangat mudah beradaptasi baik di dataran rendah hingga tinggi. Bagi petani, menanam cabai sebagai mata pencaharian serta membentuk ketahanan pangan.
Akhir-akhir ini tepatnya di Lingkungan Salabulo, Kelurahan Tande Timur, Kec. Banggae Timur salah satu petani cabai mengeluhkan harga pasar yang kurang bersahabat seperti sebelumnya.
“Hal ini disebabkan banyaknya pemasok dari luar Kabupaten Majene sehingga kami ini sebagai petani lokal merasakan dampak tersebut,” ujar salah satu petani setempat, Baharuddin.
Menurutnya, rendahnya harga saat ini yang dirasakan petani tidak sebanding dengan kerja keras seperti pemupukan , pengendalian hama hingga tenaga kerja.
Lanjutnya, jika hal ini terjadi secara terus menerus, akan banyak petani yang enggan merawat tanaman cabai secara optimal, karena tidak lagi menguntungkan.
Ia berharap agar adanya perhatian khusus dalam hal ini dinas terkait pemerintah Kab. Majene agar kebijakan proses distribusi antar wilayah dapat dikendalikan. (Ptr/rls)
