Plt Ketua Gerindra Mamasa, Andi Faridha Fachri, saat berkoordinasi dengan pemerintah desa.
Mamasa, mandarnews.com – Lantaran tak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), seorang warga Desa Lembana Salulo (Lemsa), Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, bernama Neli, takut berobat ke rumah sakit.
Dalam unggahan akun media sosial Facebook bernama Hajrawati Rara Calista, disebutkan jika seorang warga yang akrab disapa Bu Neli memilih berdiam di rumah dengan penyakit yang diderita karena belum memiliki KTP.
Mendengar kabar tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Mamasa, Andi Faridha Fachri bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Mihos Puangna Rumba, berkomunikasi dengan Kepala Desa Lemsa serta sejumlah tenaga medis dan keluarga pasien dalam upaya mengantar Neli menuju rumah sakit dengan ambulans.
Andi Faridha Fachri saat dikonfirmasi via telpon menjelaskan kalau pihaknya telah mengupayakan agar Neli berobat di rumah sakit namun yang menjadi hambatan adalah pasien tidak memiliki KTP.
“Kita berharap ini bisa ditangani oleh dinas terkait dengan cepat sebab untuk mengaktifkan BPJS diperlukan KTP, sedangkan kondisi pasien sekarang harus melakukan transfusi darah,” ungkap Andi Faridha, Kamis (5/2/2026).
Menurut Andi Faridha, pihaknya telah menghubungi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mamasa dan Dukcapil mengatakan bahwa sementara diupayakan secepatnya.
Kepala Disdukcapil, Demianus, mengaku berterimakasih atas informasi yang diberikan oleh DPC Gerindra Mamasa .
“Kami langsung bergerak dengan personel Dukcapil dengan alat perekaman KTP-El ke RS Kondosapata’ agar pasien tersebut memiliki dokumen kependudukan,” sebut Demianus.
Ia menyampaikan, Dukcapil melakukan pelayanan istimewa bagi warga yang berkebutuhan khusus, termasuk Bu Neli yang sekarang dirawat. (Yoris)
Editor: Ilma Amelia
