Rehabilitasi rumah buruh tani di Desa Bulo oleh Satgas TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Di sebuah sudut Dusun Batu Menganga, Desa Bulo, Kecamatan Bulo, harapan Ahmad (38) perlahan mulai berdiri bersama tiang-tiang kayu yang kembali ditegakkan.
Rumahnya yang sebelumnya nyaris roboh kini direhabilitasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Komando Distrik Militer (Kodim) 1402/Polman.
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi salah satu sasaran tambahan dalam pelaksanaan TMMD tahun ini. Rumah Ahmad, yang selama ini ditempati bersama istri dan seorang anaknya, dinilai sudah tidak layak huni karena kondisi lantai tanah, dinding lapuk, serta struktur bangunan yang mulai rapuh.
Wakil Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Ahmad Yani, mengatakan program RTLH tersebut merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang diintegrasikan dalam kegiatan TMMD.
“Melihat kondisinya, rumah ini memang sudah tidak layak huni. Karena itu kami perbaiki agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati,” ujar Ahmad Yani di lokasi pengerjaan, Rabu (11/2/2026).
Ia menambahkan, selain sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur jalan, TMMD juga menyasar kebutuhan dasar masyarakat, termasuk tempat tinggal yang layak.
Bagi Ahmad, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, bantuan tersebut menjadi berkah yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Dengan penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, memperbaiki rumah menjadi sesuatu yang sulit diwujudkan.
“Alhamdulillah, sejak ada TMMD rumah kami mulai diperbaiki. Ini seperti rumah impian kami yang pelan-pelan jadi kenyataan,” kata Ahmad dengan wajah haru.
Ia mengaku selama ini penghasilannya sebagai buruh tani hanya cukup untuk kebutuhan makan dan pendidikan anaknya. Perbaikan rumah bukan prioritas, melainkan harapan yang terus tertunda.
Program TMMD ke-127 di Desa Bulo tidak hanya berfokus pada pembangunan akses jalan, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan melalui rehabilitasi rumah warga yang membutuhkan. Kehadiran TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat menjadi wujud nyata gotong royong dalam meningkatkan kualitas hidup warga desa.
Bagi Ahmad dan keluarganya, TMMD bukan sekadar program pembangunan. Ia menjadi titik balik menuju kehidupan yang lebih layak dan penuh harapan. (rls)
Editor: Ilma Amelia
