Skip to content
15/02/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Risiko Digital Fatigue dan Cara Menguranginya
  • Sosial Ekobis

Risiko Digital Fatigue dan Cara Menguranginya

Mandar News 06/06/2025

Share this:

  • Twitter
  • Facebook
  • Telegram
  • WhatsApp
public

Digital fatigue merupakan kondisi kelelahan mental dan fisik yang timbul akibat terlalu lama terpapar perangkat digital. Gejala yang sering muncul, antara lain, mata lelah dan kering, sakit kepala yang berkelanjutan serta sulit berkonsentrasi. Rasa kewalahan dengan notifikasi yang terus masuk juga dapat menimbulkan rasa cemas, hingga kesulitan beristirahat dan tidur di malam hari.

Sobat #SadarRisiko pernah merasa lelah setelah seharian
bekerja di depan layar atau menghadiri banyak rapat virtual? Jika iya, mungkin
sobat #SadarRisiko sedang mengalami digital fatigue atau
kelelahan digital.

Apa itu digital fatigue?

Digital fatigue merupakan kondisi kelelahan
mental dan fisik yang timbul akibat terlalu lama terpapar perangkat digital.
Gejala yang sering muncul, antara lain, mata lelah dan kering, sakit kepala
yang berkelanjutan serta sulit berkonsentrasi. Rasa kewalahan dengan notifikasi
yang terus masuk juga dapat menimbulkan rasa cemas, hingga kesulitan
beristirahat dan tidur di malam hari.

Jika dibiarkan, digital fatigue bisa
berdampak serius pada kesehatan dan produktivitas. Beberapa risiko
yang mungkin timbul:

1. Kesehatan
mental bisa terganggu akibat terlalu banyak informasi digital yang membuat
otak kita kewalahan memprosesnya, yang kemudian memicu stres dan
kecemasan.

2. Produktivitas
kerja menurun karena saat mengalami kelelahan digital, kemampuan kita
untuk fokus dan mengambil keputusan menjadi berkurang.

3. Kesehatan
fisik terganggu akibat terlalu lama berinteraksi dengan perangkat digital
yang menyebabkan gangguan tidur, nyeri otot, dan masalah penglihatan.

Lalu bagaimana cara untuk #KurangiRisiko digital
fatigue
?

Ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan untuk
menguranginya:

1. Terapkan
aturan “20-20-20” yaitu untuk setiap 20 menit bekerja di depan layar,
luangkan waktu 20 detik untuk melihat objek yang berjarak 20 meter. Cara
ini efektif untuk mengurangi ketegangan mata.

2. Atur
jadwal Digital Detox dengan menetapkan waktu khusus tanpa gadget setiap
harinya. Misalnya, dengan tidak menggunakan ponsel, tablet atau laptop
saat sedang makan dan satu jam sebelum tidur.

3. Optimalkan
lingkungan kerja dengan memastikan pencahayaan ruangan cukup dan posisi
layar sejajar dengan mata, serta dengan menggunakan filter cahaya biru
pada perangkat digital yang digunakan.

4. Batasi
waktu rapat virtual dengan menyisipkan jeda 5-10 menit di tengah-tengah
rapat virtual yang berlangsung lama.

Pahami
prioritas bekerja dan kelola notifikasi gadget dengan bijak.

Sobat #SadarRisiko, pada era digital saat ini, menghindari
penggunaan teknologi secara total memang sangat sulit dan bahkan tidak mungkin.
Namun penggunaan teknologi secara bijak dan sehat harus tetap diutamakan.

Dengan #SadarRisiko digital fatigue dan
menerapkan langkah-langkah pencegahan, kita bisa terus produktif tanpa
mengorbankan kesehatan fisik dan mental. Ingatlah, bahwa teknologi seharusnya
membantu, bukan membebani hidup kita. Mari Sobat #SadarRisiko mulai terapkan
kebiasaan digital yang lebih sehat dari sekarang dengan #KurangiRisiko digital
fatigue
.

Ikuti terus media sosial dan artikel-artikel MASINDO dan
tetap #SadarRisiko untuk hidup lebih sehat dan
seimbang!

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Continue Reading

Previous: Startup Lokal Videfly Luncurkan Fitur AI untuk Produksi Video Instan
Next: WhatsApp Business API dan Cara Menonaktifkan WA Sementara

Related Stories

codeimg-284
  • Sosial Ekobis

Grand Opening N Beauty, Wellness & Aesthetic Center Pertama dan Terbesar di Karawang

Mandar News 14/02/2026
codeimg-283
  • Sosial Ekobis

KAI Divre III Palembang Meraih Predikat Badan Publik Informatif Pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sumatera Selatan

Mandar News 14/02/2026
codeimg-281
  • Sosial Ekobis

Aktif dan Kompetitif, Tim Futsal BRI Region 6/Jakarta 1 Ramaikan Berbagai Turnamen

Mandar News 14/02/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (43) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) majene (1360) Malunda (47) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (265) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (89) sulbar (1376) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41) warga (39)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d