Pengambilan sumpah para pejabat tinggi pratama eselon II dan III di ruang pola Kantor Bupati Polewali Mandar.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, melantik 21 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang pola Kantor Bupati, Kamis (15/1/2026).
Adapun pejabat-pejabat yang dilantik adalah Muhammad Akbar, sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Polewali Mandar; Dra. Aslinda Mariani, sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan; Dr. Hj. Sriharni, sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat; Dr. Aco Musaddad, sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Andi Mahadiana Jabbar, sebelumnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
Selanjutnya Drs. Mujahidin, sebelumnya Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah; I Nengah Tri Sumadana, sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah; Ir. Budi Utomo Abdullah sebelumnya Sekretaris DPRD sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah; Andi Chandra Sigit, sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Perindagkop UMKM) sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Kemudian Dr. H. Agusnia Hasan Sulur, sebelumnya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sebagai Kepala Dinas Perindagkop UMKM; Muhammad Nawir, sebelumnya Kepala Badan Keuangan Daerah sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP; Andi Himawan Yassin, sebelumnya Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Statistik dan Persandian; Alimuddin, sebelumnya Kepala Badan Pendapatan Daerah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa; A. A Rajab, sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Seterusnya Andi Afandi Rahman, sebelumnya Kepala Dinas Pertanian sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Perhubungan; Mohammad Jumadil, sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan Tanaman Pangan; Aswar, sebelumnya Kepala Dinas Sosial sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; Dr. Mustaman, sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan sebagai Kepala DP3AP2KB; Dr. Anita, sebelumnya Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hj. Andi Depu sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
Selain itu, ada dua OPD yang mengalami penambahan bidang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP yang ditambah Pemadam Kebakaran dan tetap dipimpin oleh Arifin Halim, dan Dinas Kelautan dan Perikanan yang ditambah Bidang Pangan dan tetap dipimpin oleh Ahmad K.
Selain itu, dilantik pula pejabat administrator, yaitu Yusran selaku Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Barlianta Bahrun selaku Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mengaku bersyukur dan bangga sebab sejak dilantik pada 20 Februari 2025, baru hari ini dilakukan pergeseran jabatan.
“Ada yang bergeser posisinya, ada pula yang tetap pada jabatan semula, dan semuanya sesuai dengan acuan serta hasil Pansel sebelumnya,” ujar H. Samsul Mahmud.
Beliau pun menegaskan bahwa tidak ada intervensi dalam proses ini. Pansel telah bekerja secara profesional dan objektif, dan hasilnya merupakan rekam jejak dari seluruh tahapan yang telah diikuti, mulai dari wawancara hingga tes yang juga melibatkan Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah.
“Apa yang hari ini terjadi adalah murni hasil seleksi, bukan kehendak sepihak.
Kami memahami bahwa mungkin ada di antara saudara-saudari yang merasa belum sepenuhnya sesuai dengan harapan. Namun, itulah konsekuensi dari proses yang telah kita jalani bersama,” kata H. Samsul Mahmud.
Pejabat yang dilantik, sebut H. Samsul Mahmud, memiliki konsistensi, integritas, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai pejabat dan sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang amanah.
“Kami berharap perubahan ini dapat memberikan energi positif bagi pemerintah daerah, terlebih di tengah keterbatasan anggaran. Saat ini kita dituntut untuk bekerja lebih maksimal, karena tuntutan publik semakin besar,” ucap H. Samsul.
Dirinya menekankan, tidak ada satu OPD pun yang bisa bekerja sendiri, keberhasilan hanya bisa diraih dengan kebersamaan.
“Perlu saya tegaskan pula bahwa seluruh jabatan eselon II adalah jabatan yang baik dan terhormat, memiliki peran, tanggung jawab, serta legacy masing-masing. Tidak ada tempat yang tidak nyaman, yang ada adalah tantangan yang harus dijawab dengan kinerja,” tutup H. Samsul Mahmud. (ilm)
