Skip to content
15/03/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Stasiun Bandung Jadi Jantung Perekonomian Jawa Barat dan Pusat Integrasi Antar Moda
  • Sosial Ekobis

Stasiun Bandung Jadi Jantung Perekonomian Jawa Barat dan Pusat Integrasi Antar Moda

Mandar News 09/12/2025 2 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
public

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menegaskan bahwa Stasiun Bandung memiliki peran strategis sebagai jantung perekonomian Jawa Barat sekaligus pusat integrasi antar moda transportasi. Dengan aktivitas pergerakan penumpang yang tinggi, konektivitas lintas-daerah, serta dukungan infrastruktur yang terus ditingkatkan, Stasiun Bandung menjadi simpul penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa Stasiun Bandung bukan hanya pusat keberangkatan dan kedatangan perjalanan kereta api jarak jauh maupun lokal, tetapi juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Stasiun Bandung adalah gateway utama Jawa Barat. Pergerakan orang dan barang yang melalui stasiun ini mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, pariwisata, jasa, dan UMKM di Kota Bandung dan wilayah sekitarnya,” ungkapnya.

Hingga periode Januari s.d. November 2025, Stasiun Bandung mencatat jumlah pelanggan yang sangat signifikan, yaitu:

– 2.256.556 pelanggan berangkat menggunakan KA Lokal

– 1.412.395 pelanggan berangkat menggunakan KA Jarak Jauh (KAJJ)

Total lebih dari 3,6 juta pelanggan memanfaatkan keberangkatan dari Stasiun Bandung, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi utama di Jawa Barat.

Daop 2 Bandung mencatat bahwa aktivitas perjalanan kereta api dari dan menuju Stasiun Bandung terus menunjukkan tren positif, terutama pada momen libur akhir pekan, libur nasional, serta musim angkutan tertentu seperti Lebaran dan Nataru.

Sebagai stasiun terbesar dan tersibuk di Jawa Barat, Stasiun Bandung telah terhubung dengan berbagai moda transportasi pendukung, di antaranya:

– Taksi reguler dan taksi daring;

– Angkutan kota dan bus Damri;

– Shuttle travel berbagai rute;

– Transportasi ramah lingkungan seperti sepeda;

– Akses terhubung ke pusat kota.

Integrasi ini memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melanjutkan perjalanan dengan berbagai pilihan moda, sehingga meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat serta memperkuat fungsi Stasiun Bandung sebagai pusat pergerakan transportasi di Jawa Barat.

Pergerakan pelanggan harian di Stasiun Bandung mendorong tumbuhnya berbagai sektor ekonomi di sekitar kawasan stasiun, seperti:

– Pertumbuhan hotel dan penginapan;

– Peningkatan aktivitas pusat kuliner dan usaha mikro;

– Adanya transportasi lanjutan;

– Peningkatan sektor pariwisata Kota Bandung.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan terbaik, modern, dan terintegrasi bagi seluruh masyarakat. Stasiun Bandung akan terus dikembangkan menjadi simpul transportasi yang nyaman, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat,” tambah Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Penggunaan transportasi massal secara optimal akan membantu mengurangi kemacetan kota serta menciptakan mobilitas yang lebih efisien.

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Krakatau Steel Siap Dukung Mandat Pembangunan 300 Ribu Jembatan
Next: Aglomerasi Kereta di Wilayah Daop 2 Bandung Dukung Mobilitas Harian Masyarakat Jawa Barat

Related Stories

codeimg-258
  • Sosial Ekobis

Mengenal Hewan Eksotis Ras Kucing Bengal

Mandar News 15/03/2026
codeimg-257
  • Sosial Ekobis

Cara Mengatur Keuangan Setelah Menerima THR Agar Tetap Stabil

Mandar News 15/03/2026
codeimg-256
  • Sosial Ekobis

Dua Hari Posko Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 60 Ribu Pelanggan

Mandar News 14/03/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (39) majene (1366) Malunda (47) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (268) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (89) sulbar (1381) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d