Skip to content
04/04/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Telkom Indonesia Perkuat Akses Inovasi AI untuk Startup Lokal Melalui Program Indigo AI Connect x NTT Startup Challenge
  • Sosial Ekobis

Telkom Indonesia Perkuat Akses Inovasi AI untuk Startup Lokal Melalui Program Indigo AI Connect x NTT Startup Challenge

Mandar News 07/07/2025 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
public

Indigo Bawa Kolaborasi Ekosistem AI dan Investor Global dalam AI Connect x NTT Startup Challenge

Kesenjangan adopsi teknologi akal imitasi (AI) masih menjadi tantangan utama dalam akselerasi ekonomi digital di Indonesia. Banyak startup dan pelaku industri dalam negeri belum memiliki akses yang memadai terhadap jejaring internasional, sumber pendanaan, serta pemahaman strategis tentang pemanfaatan AI. Tanpa koneksi yang kuat ke ekosistem global, potensi AI sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia berisiko tidak tergarap maksimal.

Sebagai upaya memperkuat daya saing teknologi lokal dan memperluas akses inovator terhadap jejaring global, Telkom Indonesia melalui program Indigo menyelenggarakan AI Connect x NTT Startup Challenge. Inisiatif ini menghadirkan pemimpin ekosistem inovasi, investor, dan pelaku industri dalam diskusi terbuka bertajuk “AI & The Next Frontier: Unlocking Future Economic Growth”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Indigo AI Connect Series yang menyoroti bagaimana AI dapat mengoptimalkan efisiensi bisnis, strategi pemasaran, dan membuka peluang investasi bagi startup teknologi.

Talkshow yang digelar di IndigoHub Yogyakarta ini menghadirkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor, seperti Eureka Bastian (KADIN Indonesia), Indra Jatmiko (BNI Ventures), Rudy Kosashi (NTT Startup Challenge), dan Gede Sangu Gemi (Makruva Venture Creation). Para pembicara menyoroti pentingnya membangun ekosistem AI yang kolaboratif, adaptif, dan berpihak pada pertumbuhan teknologi lokal. Acara ini juga menghadirkan sesi eksklusif bersama Yasuhiro Nishino dan Makiko Yamada dari NTT Japan, yang memaparkan peluang ekspansi global melalui program inkubasi NTT Startup Challenge bagi startup Indonesia yang ingin menembus pasar internasional.

“AI bukan sekadar teknologi, tapi kesiapan ekosistem yang saling mendukung untuk berinovasi dan berkolaborasi,” ujar Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo. Menurut Patricia, melalui AI Connect, Indigo berupaya memberikan bimbingan mentor, membuka peluang investasi, serta memperluas akses jaringan global bagi talenta lokal. Patricia menegaskan, pendekatan ini penting agar inovasi yang lahir benar-benar relevan dengan kebutuhan pasar dan mampu membawa dampak positif bagi perkembangan startup di Indonesia.

Acara ini memberikan kesempatan nyata bagi peserta untuk menjalin kolaborasi, mulai dari mentoring hingga akses pendanaan dan ekspansi pasar internasional. Kehadiran berbagai pelaku industri lintas sektor memperkaya diskusi dengan insight yang aplikatif dan relevan. Khususnya di wilayah seperti Yogyakarta, inisiatif ini mendorong pemerataan akses inovasi digital ke daerah yang selama ini kurang terjangkau oleh ekosistem teknologi besar.

Melalui Indigo, Telkom Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan ekosistem inovasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Harapannya, program ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan teknologi dan startup, tetapi juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta membuka akses kolaborasi global. Dengan begitu, Indigo diharapkan mampu mempercepat transformasi digital Indonesia, menghadirkan solusi inovatif yang berdampak positif bagi masyarakat luas dan perekonomian nasional di masa depan.

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: BINUS @Malang Siapkan Digitech Generation di Jawa Timur dan Indonesia Timur
Next: Mononatrium Glutamat: Zat Aditif Penguat Rasa yang Paling Banyak Digunakan dalam Makanan

Related Stories

codeimg-52
  • Sosial Ekobis

KAI Daop 2 Bandung Catat Okupansi Angkutan Lebaran 2026 Melebihi 1% dari Program, Meningkat 5% dari Tahun Lalu, dengan Relasi Favorit Didominasi Tujuan Jakarta dan Jawa Tengah

Mandar News 04/04/2026
codeimg-51
  • Sosial Ekobis

KAI Daop 2 Bandung Ucapkan Terima Kasih kepada Lebih Dari 872 Ribu Pengguna Jasa KA Pada Angkutan Lebaran 2026

Mandar News 04/04/2026
codeimg-50
  • Sosial Ekobis

Evolusi Cuatrodia Creative Circle: Transformasi Ekosistem Kreatif Jakarta dengan Standar Kriya Kelas Dunia

Mandar News 03/04/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (39) majene (1368) Malunda (48) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (268) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1381) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d