Skip to content
18/01/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat
  • Sosial Ekobis

Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

Mandar News 14/01/2026

Share this:

  • Twitter
  • Facebook
  • Telegram
  • WhatsApp
codeimg-46

Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini. Meskipun demikian, emas sempat mengalami koreksi terbatas pada sesi sebelumnya. XAU/USD tercatat diperdagangkan di level USD 4.590 atau melemah sekitar 0,15 persen pada Selasa (13/1), setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di kisaran USD 4.634. Penurunan tipis tersebut dipicu oleh data inflasi AS yang menunjukkan stabilitas tekanan harga.

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menyampaikan bahwa pelemahan harga emas yang terjadi masih berada dalam batas wajar dan belum mengubah arah tren utama. Berdasarkan kajian teknikal yang menggabungkan pola candlestick dan indikator Moving Average, pergerakan emas masih berada dalam tren naik. Formasi harga yang terbentuk mengindikasikan dominasi minat beli, sejalan dengan sentimen global yang terus mendukung emas sebagai aset lindung nilai.

Andy Nugraha menambahkan, selama harga mampu bertahan di atas level support terdekat, peluang penguatan lanjutan masih terbuka. Ia memproyeksikan bahwa jika dorongan bullish tetap terjaga, XAU/USD berpotensi bergerak naik hingga mendekati area USD 4.650. Level tersebut dinilai sebagai target kenaikan jangka pendek yang cukup signifikan secara teknikal. Namun, jika harga gagal mempertahankan momentum dan muncul tekanan jual, koreksi jangka pendek berpeluang membawa emas turun ke sekitar level USD 4.565.

Dari sisi fundamental, harga emas kembali memperoleh sentimen positif pada awal sesi Asia Rabu dengan pergerakan naik ke kisaran USD 4.600. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga AS, menyusul data inflasi yang dirilis di bawah perkiraan. Laporan Indeks Harga Konsumen AS menunjukkan inflasi inti hanya meningkat 0,2 persen secara bulanan, lebih rendah dari estimasi 0,3 persen, serta stabil secara tahunan di level 2,6 persen.

Situasi tersebut memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve masih memiliki ruang untuk melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter tahun ini. Lingkungan suku bunga yang lebih rendah cenderung mengurangi opportunity cost dalam memegang emas, sehingga meningkatkan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian geopolitik global juga turut menopang permintaan emas sebagai aset aman.

Namun demikian, penguatan dolar AS masih menjadi faktor pembatas bagi kenaikan harga emas dalam jangka pendek. Indeks Dolar AS tercatat menguat ke level 99,15, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun justru mengalami penurunan ke sekitar 4,17 persen. Pelaku pasar kini menantikan rilis data Penjualan Ritel dan Indeks Harga Produsen AS sebagai acuan tambahan terkait arah kebijakan suku bunga. Secara keseluruhan, Andy Nugraha menilai prospek pergerakan emas hari ini masih cenderung positif dengan peluang mempertahankan tren bullish.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Continue Reading

Previous: Jejak Prestasi 2025: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa Cyber Security BINUS UNIVERSITY Tembus Black Hat Europe
Next: Apakah Venezuela Masih Jadi Kekuatan Besar di Pasar Minyak Global?

Related Stories

codeimg-132
  • Sosial Ekobis

Genangan Air di Pekalongan–Sragi, Pastikan Seluruh KAJJ Daop 7 Madiun Tetap Tepat Waktu

Mandar News 18/01/2026
codeimg-131
  • Sosial Ekobis

KAI Daop 1 Utamakan Keselamatan, Lakukan Penyesuaian Perjalanan KA Dampak Banjir Pekalongan

Mandar News 17/01/2026
codeimg-130
  • Sosial Ekobis

Bantu Teman Bersama Sakola Kembara Berkomitmen Membantu Siswa Lewat Beasiswa Pendidikan

Mandar News 17/01/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (43) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) majene (1359) Malunda (47) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (52) polman (265) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (88) sulbar (1375) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41) warga (39)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d