Pengerjaan MCK sebagai salah satu sasaran TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman.
Polewali Mandar, mandarnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Komando Distrik Militer (Kodim) 1402/Polman terus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Selain pembangunan jalan rabat beton, Satgas TMMD juga mengerjakan sasaran tambahan berupa pembangunan fasilitas lima unit mandi, cuci, kakus (MCK), salah satunya di Dusun Batu Menganga.
Komandan SSK TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Subarkah, Kamis (19/2/2026), mengatakan jika pengerjaan MCK tersebut telah mulai digarap secara bertahap bersama masyarakat setempat.
“Pembangunan MCK ini merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD. Ada lima titik yang akan dibangun di Desa Bulo. Kita harapkan fasilitas ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Subarkah.
Ia menjelaskan, sebagian pekerjaan dilakukan pada malam hari. Hal itu menyesuaikan kondisi di lapangan sekaligus mempertimbangkan suasana bulan suci Ramadan, agar pekerjaan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu ibadah masyarakat dan personel satgas.
Di lokasi pembangunan, terlihat personel TNI dan warga bahu-membahu menyusun bata dan merapikan pondasi. Di tengah suasana desa yang dikelilingi perbukitan, semangat gotong royong terasa begitu kuat.
Bagi warga Dusun Batu Menganga, pembangunan MCK ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk perhatian atas kebutuhan dasar masyarakat.
Salah seorang warga mengaku bersyukur karena selama ini fasilitas sanitasi yang layak masih terbatas. Kehadiran TMMD, menurutnya, membawa harapan baru untuk kehidupan yang lebih sehat dan nyaman.
Program TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman sendiri tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga berbagai sasaran tambahan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui kolaborasi antara TNI dan warga, pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di desa yang berada di wilayah perbukitan tersebut. (rls)
Editor: Ilma Amelia
