Skip to content
02/11/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis
  • Sosial Ekobis

Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

Mandar News 02/11/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-25

Melalui Rumah Tempe Higienis, pesantren tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali santri dengan keterampilan untuk mandiri.

MAGETAN –  Aroma kedelai memenuhi Rumah Tempe Higienis di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (23/10/2026).

Di tempat itu, empat santri berbagi tugas mengolah biji kedelai menjadi tempe mulai dari menggiling kedelai, mencampurkan ragi, mengemas, hingga menunggu proses fermentasi. Setiap tahapan dikerjakan dengan cara yang higienis untuk menghasilkan tempe yang berkualitas.

Bagi Abu Samsudin, 29, kegiatan tersebut bukan sekadar pekerjaan memproduksi bahan pangan. Sejak bergabung pada Agustus 2026, Rumah Tempe Higienis menjadi tempatnya belajar keterampilan baru sekaligus memperoleh penghasilan yang lebih menjanjikan.

Sebelumnya, Samsudin menjalankan usaha kebab bersama temannya. Namun, penghasilan dari usaha kuliner itu tidak menentu. Ada kalanya dagangan ramai pembeli, tetapi tak jarang pula sepi. Kondisi tersebut mendorongnya mencari peluang lain hingga akhirnya bergabung dengan Rumah Tempe Higienis.

Di tempat itu, ia mendapatkan pelatihan pembuatan tempe higienis selama tiga hari dari Pemimpin Pondok Pesantren Tahfiz Quran Taruna Al-Qolam Medan sekaligus mitra FKS Foundation, Ustaz Ari Handoko. Pelatihan tersebut menjadi awal proses belajarnya. Ia berulang kali mencoba dan memperbaiki proses produksi hingga mampu menghasilkan tempe sesuai harapan.

“Memproduksi tempe kadang gagal, tetapi sekarang sering berhasil dan saya senang. Apalagi anak-anak doyan makan tempe mentah. Masyarakat juga bisa membeli tempe, mereka suka dengan tempe buatan kami,” ujar Samsudin.

Lebih Sejahtera

Ia mengaku lebih sejahtera setelah bergabung dengan Rumah Tempe Higienis dibandingkan ketika menjalankan usaha kebab. Selain memperoleh penghasilan, ia juga mendapatkan pengetahuan baru yang bisa menjadi bekal untuk mengembangkan usaha di masa mendatang.

Samsudin tidak bekerja sendirian. Dalam kegiatan produksi, dia dibantu delapan santri. Para santri yang mengikuti program tersebut mendapatkan potongan biaya selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro.

Keterlibatan santri menjadi bagian dari upaya pesantren memadukan pendidikan agama dengan keterampilan kewirausahaan. Melalui Rumah Tempe Higienis, pesantren tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga membekali santri dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

Kepala Rumah Tempe Higienis Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Ustaz Hasan Syarif, mengatakan fasilitas tersebut mampu memproduksi sekitar 1,3 ton tempe per bulan. Sebagian besar hasil produksi digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur pesantren, sedangkan sekitar 5% dipasarkan kepada masyarakat setempat.

“Ada empat orang yang bekerja rutin untuk memproduksi tempe.  Mereka juga dibantu delapan orang santri dalam memproduksi tempe,” ujar Hasan kepada wartawan.

Dia mengatakan kapasitas produksi akan ditingkatkan secara bertahap agar mampu memenuhi kebutuhan pangan sekitar 20.000 santri.

Hasan berharap keterampilan yang diperoleh para santri tidak berhenti di lingkungan pesantren. Ketika lulus dan kembali ke daerah masing-masing, mereka diharapkan mampu membuka usaha sendiri, khususnya sebagai produsen tempe atau pelaku usaha aneka olahan berbahan dasar tempe.

Menyiapkan Regenerasi Perajin Tempe

Rumah Tempe Higienis Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro merupakan salah satu program FKS Empower untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui potensi lokal.

VP of Corporate Communications and Sustainability FKS Group, Beatrice, menjelaskan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan berbasis pesantren.

Dia mengatakan, FKS Foundation melakukan hal yang sama di lima ponpes lainnya dalam kurun 3 tahun terakhir antara lain di Medan, dua ponpes di Rembang, Kediri dan Madiun.

Program tersebut tidak berhenti pada produksi tempe. FKS Empower juga mendorong kreativitas santri melalui pengembangan aneka produk olahan berbasis kedelai, seperti nugget tempe, rolade tempe, kukis, dan produk lainnya. (*)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan
Next: BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027

Related Stories

codeimg-28
  • Sosial Ekobis

Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik

Mandar News 02/11/2026
codeimg-27
  • Sosial Ekobis

Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026

Mandar News 02/11/2026
codeimg-26
  • Sosial Ekobis

BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027

Mandar News 02/11/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1392) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (253) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (272) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (52) sulawesi barat (93) sulbar (1411) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d