Skip to content
23/10/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • ASHTA District 8 Menjadi Ruang Eksplorasi Kreatif Dalam Rangkaian WCCE 2026E
  • Sosial Ekobis

ASHTA District 8 Menjadi Ruang Eksplorasi Kreatif Dalam Rangkaian WCCE 2026E

Mandar News 23/10/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-540

ASHTA District 8 menjadi bagian dari rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 sebagai area Village One, salah satu ruang aktivasi Creativillage yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026

ASHTA District 8 menjadi bagian dari rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 sebagai area Village One, salah satu ruang aktivasi Creativillage yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di kawasan SCBD, Jakarta. Menghadirkan eksplorasi lintas disiplin kreatif dalam lingkungan yang dekat dengan keseharian masyarakat urban, ASHTA membuka ruang bagi publik untuk mengenal lebih jauh potensi ekonomi kreatif Indonesia melalui arsitektur, desain, fesyen, seni, dan berbagai bentuk ekspresi kreatif lainnya.

Mengusung tema “Inclusively Creative: Collective Continuity”, WCCE 2026 mempertemukan pemangku kepentingan ekonomi kreatif dari berbagai negara untuk mendorong kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui partisipasi dalam Creativillage, ASHTA memperkuat perannya sebagai ruang yang mempertemukan kreativitas, komunitas, pelaku industri, dan publik, sekaligus menghadirkan pengalaman yang memungkinkan gagasan kreatif dikenal lebih luas di luar ruang konferensi.

Village One: Titik Temu Kreativitas dan Publik

Berlokasi di ASHTA District 8, Village One menghadirkan ruang kreatif multidisipliner yang menghubungkan arsitektur, desain interior, seni, desain grafis, fesyen, literatur, dan pameran dalam satu rangkaian aktivasi. Program ini memberikan kesempatan bagi para praktisi dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan karya, berbagi perspektif, serta membuka kemungkinan kolaborasi dengan audiens dan mitra dari berbagai latar belakang.

Kehadiran Village One juga menempatkan ASHTA sebagai ruang pertemuan antara praktik kreatif dan kehidupan urban. Melalui lingkungan yang mengintegrasikan pengalaman berbelanja, gaya hidup, dan eksplorasi budaya, pengunjung dapat menikmati karya serta gagasan kreatif secara lebih dekat. Sejumlah pelaku dan organisasi kreatif turut meramaikan Village One, termasuk Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI), Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), serta para desainer dan jenama lokal dari berbagai disiplin.

Membuka Ruang Kolaborasi untuk Masa Depan Ekonomi Kreatif

Bagi ASHTA, keterlibatan dalam WCCE 2026 sejalan dengan komitmen untuk menghadirkan ruang yang mendukung pertukaran gagasan, apresiasi terhadap karya, dan perkembangan ekosistem kreatif. Melalui Village One, pusat perbelanjaan tidak hanya menjadi destinasi gaya hidup, tetapi juga platform yang mempertemukan kreator, komunitas, industri, dan masyarakat dalam pengalaman yang lebih terbuka dan kolaboratif.

Terbuka untuk publik pada 21–25 Oktober 2026, Village One menjadi bagian dari rangkaian Creativillage yang berlangsung bersamaan dengan konferensi utama WCCE pada 21–23 Oktober 2026. Inisiatif ini memperluas jangkauan WCCE ke ruang publik sekaligus membuka peluang bagi karya dan potensi kreatif Indonesia untuk memperoleh eksposur, membangun koneksi, dan menjangkau kesempatan kolaborasi yang lebih luas.

Melalui partisipasi ini, ASHTA District 8 terus memperkuat posisinya sebagai ruang yang mempertemukan kreativitas, budaya, dan gaya hidup Sejalan dengan semangat “Inclusively Creative: Collective Continuity”, ASHTA percaya bahwa ekosistem kreatif yang berkelanjutan tumbuh melalui ruang untuk berekspresi, kesempatan untuk terhubung, dan kolaborasi yang melibatkan lebih banyak pihak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: BP Tapera Dorong Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Evaluasi PKPN Program Tiga Juta Rumah
Next: Prediksi XAUUSD Pekan Depan: Koreksi Naik Terbuka, Dolar AS Jadi Penentu

Related Stories

codeimg-550
  • Sosial Ekobis

PRESSCON TOMOHON JAZZ FESTIVAL 2026

Mandar News 23/10/2026
codeimg-549
  • Sosial Ekobis

Enam Tahun IFG Life, Terus Bertumbuh untuk Hidup Lebih Berarti

Mandar News 23/10/2026
codeimg-548
  • Sosial Ekobis

Generasi Muda Vietnam “Melangkah ke Panggung Global” di Ibu Kota Mode Milan

Mandar News 23/10/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1391) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (253) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (92) sulbar (1410) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d