Skip to content
17/07/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Cara Tracking Leads CTA WhatsApp Mudah dengan Barantum CRM
  • Sosial Ekobis

Cara Tracking Leads CTA WhatsApp Mudah dengan Barantum CRM

Mandar News 17/07/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-383

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

WhatsApp telah menjadi salah satu channel utama bagi bisnis untuk mendapatkan calon pelanggan. Mulai dari iklan digital, landing page, website, hingga media sosial, banyak perusahaan menggunakan tombol Call-to-Action (CTA) WhatsApp untuk mendorong prospek menghubungi tim sales.

Namun, semakin banyak CTA yang digunakan, semakin sulit pula mengetahui dari mana setiap leads berasal. Akibatnya, tim marketing dan sales kesulitan mengukur efektivitas kampanye dan menentukan channel mana yang memberikan hasil terbaik.

Mengapa Banyak Bisnis Kesulitan Melacak Leads dari CTA WhatsApp?

Banyak perusahaan masih mengelola leads WhatsApp secara manual. Ketika calon pelanggan menghubungi bisnis melalui WhatsApp, percakapan hanya tercatat sebagai chat tanpa informasi mengenai sumber kedatangannya.

Padahal, satu bisnis bisa memiliki beberapa CTA WhatsApp sekaligus, seperti dari Google Ads, Facebook Ads, Instagram, email marketing, hingga website perusahaan. Tanpa sistem tracking yang tepat, perusahaan tidak dapat mengetahui channel mana yang menghasilkan leads paling berkualitas.

Kondisi ini juga membuat proses follow-up menjadi kurang optimal. Tidak sedikit leads yang terlambat ditindaklanjuti, terlewat, atau bahkan tidak tercatat dengan baik karena data pelanggan tersebar di berbagai platform.

Apa yang Dibutuhkan untuk Tracking Leads dari CTA WhatsApp Secara Efektif?

Agar tracking leads CTA WhatsApp berjalan dengan baik, bisnis membutuhkan sistem yang dapat menghubungkan aktivitas pemasaran dengan proses penjualan secara terintegrasi.

Beberapa hal yang dibutuhkan untuk tracking leads CTA WhatsApp antara lain:

● Identifikasi sumber leads secara otomatis.

● Pencatatan data pelanggan secara terpusat.

● Distribusi leads kepada tim sales.

● Dashboard untuk memantau performa CTA.

● Pelacakan status dan konversi leads.

● Laporan performa setiap channel pemasaran.

Dengan data yang lebih terstruktur, tim marketing dapat mengevaluasi efektivitas setiap kampanye dan mengalokasikan anggaran ke channel yang menghasilkan konversi terbaik. Sementara itu, tim sales dapat melakukan follow-up secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Bagaimana Barantum CRM Membantu Tracking Leads dari CTA WhatsApp?

Melalui Barantum CRM, perusahaan dapat mengelola seluruh leads yang masuk dari CTA WhatsApp dalam satu platform terintegrasi. Setiap percakapan yang masuk dapat langsung tercatat ke dalam sistem beserta informasi sumber leads-nya.

Barantum CRM juga membantu bisnis:

● Menyimpan leads secara otomatis ke CRM.

● Memberikan tag berdasarkan sumber leads.

● Mendistribusikan leads ke tim yang tepat.

● Memantau pipeline dan status follow-up.

● Mengukur konversi dari setiap CTA WhatsApp.

● Menyediakan dashboard dan laporan secara real-time.

Dengan kemampuan tracking yang lebih baik, bisnis dapat mengetahui channel mana yang menghasilkan leads berkualitas, mengoptimalkan anggaran pemasaran, dan meningkatkan peluang konversi penjualan.

Dengan fitur tracking leads CTA WhatsApp dari Barantum, Anda dapat mengetahui sumber setiap leads, memantau performa kampanye, dan membantu tim sales melakukan follow-up secara lebih cepat dan tepat sasaran. Gunakan Barantum CRM untuk mengelola seluruh leads dalam satu platform terintegrasi dan maksimalkan setiap peluang penjualan yang masuk melalui WhatsApp.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI
Next: Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

Related Stories

codeimg-384
  • Sosial Ekobis

Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

Mandar News 17/07/2026
codeimg-382
  • Sosial Ekobis

Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI

Mandar News 17/07/2026
codeimg-381
  • Sosial Ekobis

Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental

Mandar News 17/07/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1382) Malunda (50) mamasa (449) mamuju (250) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (270) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1394) TMMD (56) Unsulbar (66) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d