Skip to content
29/09/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 88.67
  • Sosial Ekobis

Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 88.67

Mandar News 29/09/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-542

Harga minyak West
Texas Intermediate (WTI) masih bergerak dalam volatilitas tinggi di tengah
ketidakpastian konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran serta prospek pembukaan
kembali Selat Hormuz. Meskipun harga minyak mendapat dukungan dari kekhawatiran
gangguan pasokan, analisis teknikal menunjukkan WTI masih berpotensi menghadapi
tekanan bearish dalam perdagangan hari Selasa (29/9).

Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, harga minyak WTI pada timeframe Daily belum mampu
ditutup di atas zona supply pada level 96.50–99.06. Kegagalan menembus area
tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa tekanan jual masih berpotensi
berlanjut. Kondisi ini membuka peluang bagi WTI untuk membentuk pola ABC
Correction dengan potensi penurunan menuju zona support terdekat di
88.67–86.61.

Geraldo Kofit,
analis Dupoin Futures, melihat zona supply 96.50–99.06 menjadi area penting
yang perlu diperhatikan untuk menentukan arah pergerakan WTI selanjutnya.
Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas zona tersebut, peluang
terjadinya koreksi penurunan masih terbuka.

Pembentukan pola
ABC Correction juga menjadi bagian penting dalam analisis teknikal Dupoin
Futures
. Pola tersebut menunjukkan adanya potensi koreksi setelah harga
mengalami pergerakan sebelumnya. Apabila tekanan jual semakin kuat, WTI
berpotensi bergerak menuju support 88.67–86.61.

Namun, tekanan
bearish secara teknikal tersebut berlangsung ketika fundamental minyak justru
masih mendapatkan dukungan dari risiko geopolitik. Harga minyak naik untuk sesi
kedua berturut-turut pada Selasa, seiring kekhawatiran pasar terhadap
kemungkinan gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah akibat konflik AS-Iran.
Reuters melaporkan WTI naik sekitar 0,8% menjadi US$93,32 per barel, sementara
Brent naik 0,6% menjadi US$105,91 per barel.

Ketidakpastian
mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi salah satu faktor utama yang
menjaga premi risiko di pasar minyak. Selat tersebut merupakan jalur penting
bagi perdagangan energi global, sehingga gangguan terhadap arus pengiriman
dapat memberikan tekanan terhadap pasokan dan mendorong harga minyak lebih
tinggi.

Di sisi lain,
terdapat tanda-tanda bahwa sebagian arus ekspor minyak Timur Tengah mulai
pulih. Reuters mencatat ekspor minyak dari produsen utama kawasan tersebut
mencapai sekitar 12,8 juta barel per hari pada September, level tertinggi sejak
Februari. Meski demikian, tantangan logistik dan biaya pengiriman masih membuat
aliran pasokan belum sepenuhnya normal.

Situasi tersebut
membuat harga WTI berada di antara dua sentimen utama. Risiko gangguan pasokan
dan ketidakpastian negosiasi AS-Iran dapat menjaga harga tetap tinggi,
sedangkan pemulihan ekspor berpotensi membatasi kenaikan. Reuters juga
melaporkan bahwa upaya diplomatik baru melalui mediator Qatar masih
berlangsung, tetapi belum memberikan kepastian mengenai kesepakatan untuk
mengakhiri konflik dan membuka kembali Hormuz.

Menurut Dupoin
Future
s, perkembangan geopolitik tetap menjadi katalis penting yang dapat
meningkatkan volatilitas WTI. Namun, dari perspektif teknikal, kegagalan harga
menembus zona supply 96.50–99.06 membuat skenario koreksi masih perlu
diperhatikan.

Dengan demikian,
prediksi harga minyak WTI hari ini menunjukkan potensi pelemahan menuju area
88.67–86.61 apabila tekanan jual berlanjut. Selama harga belum mampu menembus
zona supply 96.50–99.06, pola ABC Correction masih berpotensi berkembang.
Sementara itu, perkembangan negosiasi AS-Iran, kondisi Selat Hormuz, serta
pemulihan arus ekspor minyak Timur Tengah akan menjadi faktor fundamental yang
dapat menentukan seberapa kuat tekanan maupun penguatan WTI selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Harga Emas Berpotensi Rebound, Dupoin Futures Soroti Level 4.111
Next: USDJPY Berpotensi Melemah ke 156.598, Ini Analisis Dupoin Futures

Related Stories

codeimg-549
  • Sosial Ekobis

Igloo dan DANA Luncurkan Perlindungan Hujan Parametrik All-in-One Pertama di Industri untuk Masyarakat Indonesia

Mandar News 29/09/2026
codeimg-548
  • Sosial Ekobis

Faculty of Digital Communication and Hotel & Tourism BINUS UNIVERSITY Perluas Pengalaman Global Mahasiswa melalui ASEAN Symposium on Higher Education 2026

Mandar News 29/09/2026
codeimg-547
  • Sosial Ekobis

Panduan Memilih Alat Berat untuk Konstruksi, Pertambangan, dan Perkebunan Sawit

Mandar News 29/09/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1388) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (91) sulbar (1402) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d