Skip to content
24/09/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini
  • Sosial Ekobis

Info Kesehatan : Skrining Bisa Cegah Thalassemia Sejak Dini

Mandar News 24/09/2026 4 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-453

Thalassemia meski bersifat genetik, ternyata dapat dicegah melalui skrining sejak dini. Untuk itu, edukasi tentang thalassemia perlu terus digaungkan.

PURWOKERTO — Thalassemia meski bersifat genetik, tetapi dapat dicegah melalui skrining sejak dini. 

Edukasi tentang thalassemia perlu terus digaungkan. Sebab, berdasar penelitian, mayoritas masyarakat belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang kelainan darah bawaan yang diturunkan secara genetik tersebut.

Hal itu tersebut terungkap dalam Seminar dan Kuliah Umum Interprofessional Education (IPE) bertajuk Thalassemia & Skrining Thalassemia dan Kesehatan Pra Nikah di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi PT Prodia Widyahusada Tbk bersama UMP itu diikuti 1.000 mahasiswa dari berbagai jurusan. 

Selain seminar edukasi thalassemia, pada kesempatan tersebut Prodia melaksanakan pemeriksaan darah atau skrining thalassemia gratis terhadap ratusan mahasiswa UMP. Laboratorium diagnostik terbesar di Tanah Air itu menargetkan menskrining 1.000 mahasiswa dalam beberapa hari ke depan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, dr. Dani Esti Novia, yang mewakili Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., Hadir pula Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep. dan Finance & Sustainability Director PT Prodia Widyahusada Tbk, Marina Eka Amalia, S.H., M.H. 

Selain itu hadir Ketua III Yayasan Thalassemia Indonesia (YTI) Kabupaten Banyumas, Wahyono, S.IP.; Ketua Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Banyumas, Siti Aminah, S.Pd., M.Pd., Ketua Perhimpunan Penyandang Thalasemia Indonesia (PPTI) Cabang Banyumas, Dinar Faiza, S.S., M.A.

Narasumber seminar yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran UMP, Dr. dr. Dewi Karita, M.Sc., menjelaskan thalassemia merupakan penyakit genetik akibat gangguan pembentukan rantai globin pada hemoglobin. Karena bersifat genetik, deteksi dini menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui seseorang merupakan pembawa sifat thalassemia atau bukan.

“Ini bukan penyakit menular, ini penyakit genetik dan bisa dicegah. Saya pikir teman-teman punya kesadaran sehingga bisa melakukan deteksi thalassemia,” ujarnya.

Menurut Dewi, Banyumas termasuk wilayah dengan kasus thalassemia cukup tinggi. Data 2021 mencatat sekitar 450 pasien thalassemia dirawat. Sementara, sekitar 8% masyarakat merupakan pembawa sifat thalassemia.

Ia juga memaparkan penelitian terhadap 52 orang usia produktif dari kalangan nonkesehatan. Hasilnya, 61,5% memiliki pengetahuan kurang mengenai thalassemia, 28,8% cukup mengetahui, dan hanya 9,6% memiliki pengetahuan baik.

“Artinya, kita bisa mendapatkan gambaran bahwa masyarakat memang belum cukup mengetahui tentang thalassemia,” kata dia.

Generasi Muda

Narasumber seminar lainnya, Klinisi Patologi Klinik/Dokter Spesialis Imunologi Prof. Tonang Dwi Ardyanto, dr., SpPK, Subsp. IK(K), PhD, FISQua, CHAE., mengingatkan pembawa sifat thalassemia umumnya terlihat sehat sehingga kerap tidak menyadari kondisinya.

“Orangnya tidak kelihatan sakit, tidak berada di rumah sakit, tetapi sebetulnya dia membawa sifat thalassemia,” ujarnya.

Ia merujuk angka pembawa sifat di Banyumas yang dalam pemaparan sebelumnya disebut sekitar 8%. Dengan angka tersebut, menurutnya, di antara kelompok mahasiswa dalam jumlah besar sangat mungkin terdapat orang yang sebenarnya membawa sifat thalassemia tetapi tidak menyadarinya.

Kondisi tersebut membuat pemeriksaan menjadi penting. Menurut Tonang, seseorang tidak semestinya menunggu sampai menjelang pernikahan untuk mulai mencari tahu status pembawa sifat thalassemia.

“Maka itulah sebaiknya kita lakukan. Kalau mau menikah, atau sekarang sudah bersiap, untuk persiapan mari kita cek. Maksudnya, mengecek pembawa sifat thalassemianya,” ulas Tonang.

Finance & Sustainability Director PT Prodia Widyahusada Tbk, Marina Eka Amalia, mengatakan peningkatan kesadaran kesehatan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Keterlibatan mahasiswa dinilai penting karena kesadaran menjaga kesehatan perlu mulai dibangun sejak usia muda.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat bersama-sama mendorong generasi muda untuk semakin mengenal, memahami, dan menjaga kondisi kesehatannya sejak dini,” ujarnya.

Menurut Marina, kesadaran menjaga kesehatan semestinya dibangun sebelum muncul keluhan. Pengetahuan yang diperoleh mahasiswa juga diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

“Prodia ingin membantu generasi muda membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai sejak dini. Pengetahuan ini juga diharapkan tidak berhenti pada individu masing-masing, tetapi dapat dibagikan kepada keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar,” lanjut Marina.

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, mengatakan skrining tersebut memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengetahui kondisi dan risiko kesehatannya lebih awal. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari perhatian kampus terhadap kesehatan mahasiswa.

“Bukan hanya menyiapkan calon profesional, tetapi UMP juga menyiapkan kehidupan kalian yang lebih sehat dan melahirkan generasi yang juga sehat,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Esti Novia, berharap 1.000 mahasiswa peserta tidak hanya memperoleh manfaat dari skrining, tetapi juga menjadi penyebar informasi mengenai pentingnya memahami thalassemia. “Saya ingin melihat seribu mahasiswa ini sebagai seribu orang yang membawa pulang pengetahuan dan kesadaran tentang thalassemia,” ujarnya.

Program edukasi dan skrining thalassemia Prodia telah berjalan sejak 2010. Tahun ini, Prodia menggandeng UMP dengan melibatkan 1.000 mahasiswa sebagai bagian dari program CSR yang berfokus pada edukasi, pencegahan, dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Related Stories

codeimg-451
  • Sosial Ekobis

Enam Tahun Berturut-turut, BINUS Business School Pertahankan Posisi #1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027

Mandar News 24/09/2026
codeimg-452
  • Sosial Ekobis

Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh

Mandar News 24/09/2026
codeimg-450
  • Sosial Ekobis

Bitcoin Turun ke US$84.000, FLOQ: Pasar Masih Sensitif terhadap Suku Bunga

Mandar News 24/09/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1388) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (91) sulbar (1402) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d