Skip to content
05/05/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
  • Sosial Ekobis

Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik

Mandar News 05/05/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-52

Jakarta — Kedutaan Besar India di Jakarta melalui Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC) memperluas kerjasama pendidikan dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui kunjungan resmi yang berlangsung pada Senin (4/5/2026) di Semarang, Jawa Tengah, dengan menawarkan program pelatihan dosen, beasiswa, dan pertukaran akademik lintas institusi guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di berbagai bidang strategis.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi diplomasi pendidikan India di Indonesia, yang kini semakin diarahkan pada kerja sama yang bersifat praktis dan berdampak langsung. Melalui skema seperti Indian Council for Cultural Relations (ICCR) dan Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC), akademisi Indonesia mendapatkan akses untuk mengikuti pelatihan di berbagai institusi pendidikan di India dalam durasi mulai dari dua minggu hingga beberapa bulan.

“Program ini membuka kesempatan luas bagi dosen untuk meningkatkan kompetensi di berbagai bidang strategis, mulai dari teknologi hingga kepemimpinan,” ujar Direktur JNICC, Kamal Khurana.

Bagi UNNES, kerja sama ini dipandang sebagai peluang strategis untuk memperkuat posisi dalam jaringan akademik global. Wakil Rektor IV UNNES, Nur Qudus, menegaskan bahwa kampus akan segera menindaklanjuti peluang tersebut di tingkat fakultas.

“Kami menyambut baik tawaran kerja sama ini dan akan menindaklanjuti peluang dengan mengidentifikasi bidang yang relevan serta mendorong partisipasi dosen di tingkat fakultas,” ujarnya.

Akses Pelatihan Global dengan Dukungan Penuh

Program yang ditawarkan juga dilengkapi dengan dukungan komprehensif, mencakup tiket perjalanan internasional, akomodasi, biaya pelatihan, hingga tunjangan hidup selama program berlangsung. Skema ini dinilai mampu memperluas akses bagi dosen untuk meningkatkan kompetensi tanpa terbebani biaya tambahan.

Adapun bidang yang ditawarkan mencakup teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), teknik dan rekayasa, manajemen dan kepemimpinan, pendidikan, bahasa Inggris, kesehatan, yoga, serta lingkungan dan energi terbarukan. Cakupan ini menunjukkan bahwa kerja sama tidak hanya berorientasi pada akademik konvensional, tetapi juga pada kesiapan menghadapi tantangan global.

Pendekatan Budaya Perkuat Kolaborasi

Selain kerja sama akademik, pendekatan diplomasi budaya juga menjadi bagian dari inisiatif ini. Kegiatan yoga yang melibatkan ratusan mahasiswa digelar sebagai bagian dari pengenalan budaya India sekaligus promosi gaya hidup sehat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari curtain raiser menuju 100 hari peringatan International Day of Yoga (IDY) 2026,” ungkap TIC (Teacher of Indian Culture) JNICC, Sunil Karamchandani.

Ia menambahkan, “1st World Yogasana Sport Championship 2026 akan digelar pada 4–8 Juni di Ahmedabad, Gujarat, hal ini akan menjadi kesempatan bagus bagi mahasiswa untuk bisa ikut berpartisipasi di tingkat internasional.” 

Menuju Kolaborasi Jangka Panjang

Sebagai bagian dari penguatan kerjasama jangka panjang, keberadaan India Corner di UNNES menjadi sarana pendukung yang menghubungkan aspek pendidikan dan budaya. Fasilitas ini diharapkan dapat memperluas akses informasi sekaligus menjadi ruang interaksi bagi mahasiswa dan akademisi.

Dengan pendekatan yang menggabungkan program akademik dan diplomasi budaya, kerja sama ini mencerminkan arah baru hubungan Indonesia–India yang lebih terintegrasi, tidak hanya pada tingkat institusi tetapi juga pada pengembangan kapasitas individu di era global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA
Next: Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Related Stories

codeimg-53
  • Sosial Ekobis

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Mandar News 05/05/2026
codeimg-51
  • Sosial Ekobis

Momentum Long Weekend May Day, KAI Bandara Layani 28 Ribu Penumpang KA Bandara YIA

Mandar News 05/05/2026
codeimg-50
  • Sosial Ekobis

Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data

Mandar News 05/05/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1372) Malunda (49) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (269) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1383) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d