Skip to content
04/05/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
  • Sosial Ekobis

Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY

Mandar News 04/05/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-27

House of brands lokal terbesar di Indonesia membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba tiga digit secara tahunan, didukung portofolio brand yang semakin kuat dan fundamental bisnis yang solid menjelang IPO 2027.

JAKARTA – Hypefast mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang impresif pada kuartal
pertama (Q1 2026), mencatat pertumbuhan Net Income lebih dari 300% (YoY) serta
Net Cashflow mendekati 250% (YoY). 
Sebagai house of brands terbesar untuk brand lokal di Indonesia,
Hypefast menaungi 9 brand dari berbagai kategori seperti kecantikan, fashion,
dan kebutuhan ibu & anak, termasuk Luxcrime, Cessa, dan Bohopanna. Dengan pendekatan berbasis kolaborasi dan
teknologi, Hypefast terus memperkuat perannya dalam membangun ekosistem brand
yang berkelanjutan. Performa ini didorong oleh kontribusi kuat dari portofolio
brand di berbagai kategori.

Sejumlah brand utama mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang Q1 2026.
Cessa mencatatkan pertumbuhan Net Income sebesar 189% (YoY), sementara Luxcrime
tumbuh 110% (YoY). Kinerja positif ini menunjukkan konsistensi strategi
Hypefast dalam mengembangkan brand dengan pendekatan berbasis data dan
kolaborasi erat bersama para founder.

Di kategori fashion, Bohopanna mencatat revenue kuartalan
tertinggi sepanjang sejarah brand, menandai momentum pertumbuhan yang
kuat. Sementara itu, Nyonya Piyama juga menunjukkan performa yang solid dengan
pertumbuhan pendapatan sebesar 93% dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya.

Founder dan CEO Hypefast, Achmad Alkatiri, menyebut capaian ini sebagai
refleksi dari kekuatan fundamental yang menopang pertumbuhan Hypefast.

“Kuartal pertama 2026 menjadi pencapaian yang patut kami syukuri.
Angka-angka dalam laporan ini mencerminkan ketangguhan individu di baliknya:
mulai dari tim kami, para founder brand, hingga loyal customer.
Keyakinan yang sama inilah yang terus mendorong kami untuk melangkah maju,”
ujar Achmad.

Di tengah kondisi global yang dinamis, Hypefast tetap melihat peluang
pertumbuhan yang positif, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian
dalam menjalankan bisnis.

“Kami melangkah ke
sisa tahun ini dengan optimisme yang kuat, namun tetap dengan berhati-hati di
tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah. Apa pun kondisi pasar ke
depan, fundamental bisnis kami tetap kuat, dan kami berkomitmen untuk menjaganya.,”
tambahnya.

 

Outlook Strategis & Persiapan
IPO

Sejak berdiri, Hypefast telah membangun portofolio brand lokal lintas
kategori yang terus berkembang, termasuk Luxcrime, Cessa, Bohopanna, dan Nyonya
Piyama. Menuju IPO 2027, Hypefast tengah mempersiapkan serangkaian inisiatif
strategis yang menjadi bagian dari langkah corporate action perusahaan.
Dana yang dihimpun dari pencatatan saham perdana akan dimanfaatkan untuk
memperluas ekosistem Hypefast, mencakup pengembangan jalur distribusi offline,
kapabilitas manufaktur, serta ekspansi brand lokal ke pasar internasional,
dimulai dari Asia Tenggara.

“Momentum di kuartal awal tahun ini menjadi pondasi penting bagi langkah
kami ke depan. Fokus kami adalah menjaga kualitas pertumbuhan, memperkuat
fundamental, dan terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh
ekosistem,” tutup Achmad.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: 54% Investor Pasar Modal Indonesia di Bawah 30 Tahun, BRIDS Catat Lonjakan Transaksi Digital 1.327% di 2025
Next: NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

Related Stories

codeimg-29
  • Sosial Ekobis

Berdayakan Generasi Muda, BINUS @Medan Perkuat Peran sebagai Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan

Mandar News 04/05/2026
codeimg-28
  • Sosial Ekobis

NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset

Mandar News 04/05/2026
codeimg-25
  • Sosial Ekobis

CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

Mandar News 04/05/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1372) Malunda (49) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (269) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1383) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d