Skip to content
06/05/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah
  • Sosial Ekobis

KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia Bangun Kolaborasi, Dorong Pengembangan SDM Sejak Usia Sekolah

Mandar News 06/05/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-80

KLTC® dan Kognitif Edu Indonesia bekerja sama menghadirkan pelatihan leadership dan pengembangan kurikulum bagi siswa usia sekolah sebagai upaya membangun kualitas SDM sejak dini melalui pendekatan akademik, karakter, dan pengembangan diri.

Kuncoro Leadership Training & Consulting® (KLTC® Group) resmi menjalin kolaborasi dengan Kognitif Edu Indonesia (KEI) sebagai langkah untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) sejak usia sekolah. Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pengembangan program bersama, serta integrasi materi leadership ke dalam kurikulum pembelajaran KEI.

Kolaborasi ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa kualitas SDM tidak dibentuk secara instan saat seseorang memasuki dunia kerja, tetapi dimulai sejak proses belajar dan pembentukan karakter di usia sekolah. Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, kemampuan akademik saja dinilai tidak lagi cukup. Generasi muda juga perlu memiliki kemampuan berpikir, komunikasi, adaptasi, dan leadership yang kuat sejak dini.

Melalui kerja sama ini, KLTC® akan menghadirkan berbagai pelatihan leadership bagi siswa/i KEI sebagai bagian dari penguatan karakter dan pengembangan potensi diri. Program tersebut dirancang untuk membantu siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan kemampuan interpersonal yang akan dibutuhkan di masa depan.

Sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan leadership dan pelatihan SDM, KLTC® melihat bahwa kepemimpinan bukan sekadar kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan mengenali diri, mengambil keputusan, membangun komunikasi, dan menghadapi tantangan dengan pola pikir yang tepat. Karena itu, pengembangan leadership dinilai penting untuk mulai diperkenalkan sejak usia sekolah.

Sementara itu, Kognitif Edu Indonesia dikenal sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada pendampingan belajar siswa melalui pendekatan berbasis kognitif. KEI tidak hanya menekankan hasil akademik, tetapi juga membantu siswa memahami cara belajar yang sesuai dengan kemampuan dan karakter masing-masing individu.

Kolaborasi ini mempertemukan dua pendekatan yang saling melengkapi, yaitu pengembangan kemampuan berpikir dan proses belajar melalui KEI, serta penguatan leadership dan pengembangan karakter melalui KLTC®. Dengan menggabungkan keduanya, proses pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan kehidupan dan masa depan.

Selain menghadirkan pelatihan leadership, kerja sama ini juga mencakup pengembangan kurikulum pembelajaran di KEI. Materi leadership akan diintegrasikan ke dalam proses belajar sebagai bagian dari upaya membangun pola pikir, tanggung jawab, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri siswa sejak dini.

Menurut Dr. Puguh Dwi Kuncoro selaku Direktur Utama KLTC®, pendekatan ini menjadi penting karena banyak kemampuan yang dibutuhkan di masa depan justru tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran akademik formal. Kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, membangun relasi, hingga mengelola emosi menjadi bagian penting dalam membentuk kualitas individu di masa dewasa.

Pihak KEI juga melihat bahwa pendekatan pembelajaran modern perlu berkembang lebih luas, tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemampuan hidup siswa. Dengan adanya integrasi leadership dalam proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang lebih percaya diri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Direktur Kognitif Edu Indonesia, Saskia Ratry Arsiwie, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.

“Selama ini banyak siswa berfokus pada pencapaian akademik, tetapi belum banyak ruang yang membantu mereka membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan cara berpikir sebagai calon pemimpin masa depan. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan proses belajar yang lebih utuh, di mana siswa tidak hanya belajar memahami pelajaran, tetapi juga belajar memahami dirinya sendiri,” ujarnya.

Ke depan, kedua institusi berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Dengan mengintegrasikan cognitive development dan leadership dalam proses pendidikan, KLTC® dan KEI optimis dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun SDM Indonesia yang lebih siap menghadapi perubahan zaman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees
Next: Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis

Related Stories

codeimg-81
  • Sosial Ekobis

Dari Risk High Menuju Transformasi Hijau, PT PP Tegaskan Komitmen Jadikan ESG sebagai DNA Bisnis

Mandar News 06/05/2026
codeimg-79
  • Sosial Ekobis

Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees

Mandar News 06/05/2026
codeimg-78
  • Sosial Ekobis

Perjanjian Perairan Indus: Kewajiban Asimetris, Konsesi yang Tidak Setara, dan Persenjataan Pakistan

Mandar News 06/05/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1372) Malunda (49) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (269) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1383) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d