Skip to content
07/08/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat
  • Sosial Ekobis

Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat

Mandar News 07/08/2026 6 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-120

BTSE Indonesia mendorong investor aset digital untuk memasukkan aset kripto sebagai komponen yang terukur dalam perencanaan keuangan, dengan tetap memperhatikan biaya transaksi karena dapat mengurangi hasil investasi bersih yang diperoleh

Jakarta, 7 Agustus 2026. Di tengah partisipasi masyarakat dalam investasi aset keuangan digital yang semakin besar, makna “merdeka finansial” perlu dikembalikan pada hal yang paling mendasar: kemampuan mengendalikan keputusan keuangan, bukan mengejar hasil cepat.

BTSE Indonesia menilai merdeka finansial dibangun dari kendali atas pendapatan, pengeluaran, tabungan, utang, dan keputusan-keputusan investasi. Dalam hal ini, aset kripto dapat menjadi salah satu komponen portofolio investasi sesuai profil risiko masing-masing personal, namun bukan merupakan keseluruhan strategi pengelolaan keuangannya.

Pernyataan tersebut sangat relevan karena secara data akses terhadap layanan keuangan tumbuh lebih cepat daripada pemahaman finansial. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 oleh OJK dan BPS mencatat indeks literasi keuangan Indonesia sebesar 66,46%, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51%. Adanya selisih 14,05% tersebut menunjukkan bahwa akses layanan dan produk investasi yang meluas bagi masyarakat harus berjalan bersama dengan peningkatan kemampuan untuk memahami potensi produk keuangannya, risikonya, biaya yang dikenakan, dan konsekuensi-konsekuensi lainnya terkait keputusan keuangan,seperti dana kebutuhan rumah tangga sehari-hari, dana darurat, dan uang hasil pinjaman tidak semestinya digunakan untuk aktivitas investasi berisiko tinggi. 

Empat langkah pengendalian sebelum berinvestasi di pasar yang berfluktuasi:

1. Pisahkan dana untuk kebutuhan utama. Pastikan dana yang dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari, pembayaran cicilan, serta dana darurat tidak bergantung pada hasil investasi.

2. Tetapkan batas toleransi risiko. Tetapkan jumlah kerugian yang masih dapat diterima baik dari sisi kemampuan finansial maupun kesiapan emosional, sebelum mulai berinvestasi.

3. Sesuaikan investasi dengan jangka waktu tujuan keuangan. Dana yang akan digunakan dalam waktu dekat sebaiknya tidak ditempatkan pada aset investasi dengan potensi fluktuasi harga yang tinggi dalam jangka pendek.

4. Lakukan diversifikasi portofolio. Menyebarkan investasi ke berbagai jenis aset dapat mengurangi risiko sehingga kinerja satu kelas aset tidak memberikan dampak yang terlalu besar terhadap kondisi keuangan secara keseluruhan.

Di pasar sideways, biaya dapat lebih terasa

Ketika pasar berada dalam kondisi sideways, yaitu harga bergerak relatif datar tanpa menunjukkan tren yang jelas, potensi perubahan nilai aset antar transaksi umumnya terbatas. Pada situasi ini, frekuensi transaksi yang tinggi dapat menyebabkan akumulasi biaya perdagangan semakin besar sehingga mengurangi hasil investasi yang diperoleh.

Biaya transaksi tidak hanya terdiri atas trading fee, tetapi juga mencakup spread, slippage, serta berbagai biaya lain yang mungkin timbul selama proses eksekusi. Oleh karena itu, trading fee hanya merupakan salah satu komponen biaya, sedangkan besarnya modal yang benar-benar digunakan untuk membuka posisi ditentukan oleh keseluruhan biaya eksekusi transaksi.

Biaya trading yang lebih rendah memberikan manfaat yang semakin nyata bagi investor yang melakukan transaksi secara berulang. Dana yang telah digunakan untuk membayar biaya transaksi tidak dapat dimanfaatkan kembali sebagai modal pada transaksi berikutnya. Oleh sebab itu, meskipun dua investor mengambil keputusan investasi yang serupa, hasil investasi bersih yang diperoleh dapat berbeda karena adanya perbedaan biaya per transaksi dan intensitas aktivitas perdagangan.

Contoh ilustratif: Pada transaksi pembelian senilai Rp10 juta, platform yang menawarkan trading fee 0% tetapi memiliki spread efektif sekitar 1% akan menimbulkan total biaya sekitar Rp100.000. Sementara itu, platform dengan trading fee sebesar 0,22% dan spread sekitar 0,08% menghasilkan biaya transaksi keseluruhan sekitar 0,30% atau setara dengan Rp30.000, sebelum memperhitungkan slippage maupun biaya lainnya. Ilustrasi ini tidak dimaksudkan sebagai perbandingan tarif dari platform tertentu, melainkan untuk menunjukkan bahwa klaim zero fee tidak selalu mencerminkan biaya eksekusi transaksi yang paling rendah.

Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia, menyampaikan bahwa sejalan dengan meningkatnya kebutuhan investor untuk memahami biaya transaksi secara menyeluruh, BTSE Indonesia mengedepankan proposisi nilai (unique selling proposition/USP) berupa “lowest fee and tight spreads”. Menurutnya, perusahaan mengombinasikan biaya trading yang diklaim sebagai salah satu yang terendah di Indonesia dengan spread yang kompetitif untuk membantu investor mengurangi biaya transaksi serta mempertahankan porsi modal yang lebih besar dalam setiap posisi trading, tanpa memengaruhi risiko yang berasal dari fluktuasi harga aset kripto. Ia juga menekankan bahwa sebelum melakukan transaksi, investor tetap perlu mencermati tarif maker dan taker, spread yang berlaku secara live, kedalaman order book, ukuran order, serta berbagai biaya lain yang dapat memengaruhi biaya eksekusi secara keseluruhan.

Gebyar Merdeka: partisipasi tetap dimulai dari dana pribadi

BTSE Indonesia menyelenggarakan Gebyar Merdeka Campaign pada 6-28 Agustus 2026. Campaign  bertema “Deposit dan trading, raih hadiah spesial Kemerdekaan” ini menawarkan lima misi. Peserta dapat memilih salah satu misi atau menyelesaikan seluruhnya; ketentuan dan hadiah berbeda pada tiap misi.

Syarat campaign  menegaskan bahwa dana yang digunakan harus berupa dana pribadi, bukan utang atau pinjaman. Peserta cukup menyelesaikan KYC Level 1, mendaftar melalui halaman Campaign Centre dan menjalankan berbagai misi yang dipilih. Ketentuan dana pribadi tersebut memperkuat pesan bahwa partisipasi di pasar aset digital tidak semestinya mengorbankan kebutuhan pokok atau menambah beban utang. Gebyar Merdeka menawarkan total hadiah senilai Rp100 juta*, yang mencakup USDT, BTSE Cash (bukan biaya trading tapi merupakan potongan biaya trading), iPhone 16 (128 GB), Garmin Forerunner, serta hadiah utama iPhone 17 (256 GB). *Nilai total dan bentuk hadiah mengikuti mekanisme, kriteria kelayakan, kuota, serta syarat dan ketentuan kampanye yang berlaku.

Misi campaign mencakup insentif bagi pengguna baru, program deposit, referral,  volume perdagangan, serta aktivitas media sosial terkait Gebyar Merdeka Campaign.

“Merdeka finansial bukan berarti selalu menang di pasar, namun artinya, kita tetap memegang kendali ketika pasar bergerak berlawanan: dana kebutuhan pokok tetap aman, risiko sudah diperhitungkan, dan setiap biaya dipahami sebelum transaksi dilakukan,” ujar Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Sumber publik :

– OJK & BPS, Hasil SNLIK 2025 (2 Mei 2025): https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-Dan-Inklusi-Keuangan-SNLIK-Tahun-2025.aspx

– OJK, RDKB Mei 2026 – data akun konsumen dan transaksi April 2026: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Mei-2026.aspx

– OJK, RDKB Juli 2026 – transaksi kripto Juni 2026: https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-Juli-2026.aspx

– Bank Indonesia, Survei Konsumen Juni 2026: https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2813326.aspx

– BTSE Indonesia, Trading Fee blog article : https://blog.btse.id/read/31203680-02a9-46b2-99dc-83635e25109c/biaya-trading-btse-indonesia

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026
Next: Mantri BRI Hadirkan Akses KUR, Secercah Harapan Baru di Pulau Terpencil Maluku

Related Stories

codeimg-119
  • Sosial Ekobis

Diversifikasi Sektor Jadi Penopang, BRI Finance Optimistis Pembiayaan Alat Berat Berlanjut hingga Akhir 2026

Mandar News 07/08/2026
codeimg-117
  • Sosial Ekobis

Tren Home Improvement Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Hunian Lebih Nyaman

Mandar News 07/08/2026
codeimg-118
  • Sosial Ekobis

Dua Hari Menuju Penutupan GIIAS 2026, Sudah Siap Wujudkan Mobil Impian Bersama BRI Finance Belum?

Mandar News 07/08/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (57) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1384) Malunda (50) mamasa (450) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (50) sulawesi barat (91) sulbar (1398) TMMD (56) Unsulbar (67) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d