Skip to content
11/08/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Nyaris Kehilangan Rp200 Juta, Satu Keputusan Ini Mengubah Segalanya!
  • Sosial Ekobis

Nyaris Kehilangan Rp200 Juta, Satu Keputusan Ini Mengubah Segalanya!

Mandar News 11/08/2026 4 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-177

Bayangkan, Kamu baru saja didiagnosis untuk
menjalani operasi. Dokter menyebutkan angka biaya yang membuat jantung berdegup,
puluhan juta rupiah. Beberapa waktu kemudian penyakit lain datang lagi total
tagihan lebih dari Rp200 juta. Bagi
kebanyakan orang, angka itu bisa berarti tabungan anak sekolah lenyap, dana
pensiun terkuras habis, atau bahkan terlilit utang.

Tapi bagi Joko Mulyono, ceritanya berakhir
berbeda. Joko adalah pekerja kantoran. Sehari-hari ia bekerja, menabung, dan
berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga seperti jutaan orang Indonesia
lainnya sampai suatu hari, seorang temannya yang menjadi tenaga pemasar
menawarkan proteksi kesehatan. Joko mengakuinya, “Waktu itu, saya belum tahu arti penting asuransi
syariah. Saya hanya mengikuti dan membeli tanpa pikir panjang yang ternyata
punya dampak yang mengubah hidup saya.” Keputusan penting itulah yang akhirnya
menyelamatkan keuangan keluarganya.

Risiko kesehatan pertama datang tiba-tiba.
Joko merasakan keluhan di punggungnya yang tak kunjung
reda. Setelah pemeriksaan lanjutan, dokter memutuskan ia harus menjalani
operasi dan rawat inap. Tagihan hampir mencapai
Rp50 juta. Angka itu bukan jumlah kecil. Joko sudah membayangkan tabungannya
terkuras.

“Saya betul-betul kaget.
Ternyata saya tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun dari pemeriksaan,
operasi, sampai rawat inap, semua ditanggung Prudential Syariah,” kenang
Joko.

Tapi ujian belum selesai. Beberapa
waktu kemudian, ditemukan kelainan di usus Joko. Ia harus menjalani prosedur
kolonoskopi. Biayanya sekitar Rp78 juta. Lalu, empat tahun kemudian, masalah
pembuluh darah memaksanya masuk ruang operasi lagi untuk tindakan EVLA dengan biaya
mencapai Rp102 juta.

Tiga kali masuk rumah sakit. Total
tagihan menembus lebih dari Rp200 juta.

Dan tabungan Joko? Tetap
utuh.

“Hanya dalam beberapa tahun,
total biaya medis saya menembus ratusan juta. Tanpa persiapan, angka ini bisa
menguras seluruh tabungan masa depan keluarga saya,” ujar Joko.

“Alhamdulillah, ikhtiar saya mempercayakan
proteksi kesehatan dengan Prudential Syariah dapat mengamankan finansial
keluarga. Saat badai ujian sakit datang, keluarga tetap terlindungi dengan cara
yang penuh keberkahan.”

Bagi Joko, pengalaman ini mengubah
cara pandangnya. Ia menyadari bahwa di balik klaimnya yang dibayarkan, ada
ribuan peserta lain yang secara tidak langsung ikut mengulurkan tangan melalui
prinsip tolong-menolong (ta’awun) dalam asuransi syariah. Bukan
sekadar transaksi, melainkan satu
ikatan yang saling melindungi.

“Saya semakin tergerak untuk melindungi diri sendiri, sekaligus
menerapkan konsep tolong-menolong antar peserta. Inilah makna kebaikan asuransi
syariah. Bahkan untuk mereka yang tidak pernah klaim, mereka telah membantu
peserta lainnya termasuk saya, salah satu peserta  yang terbantu dari kontribusi yang peserta
bayarkan,” tambah Joko.

Joko punya satu pesan untuk generasi muda yang merasa sehat dan belum
butuh proteksi, “Saya tidak mau ada yang mengalami hal serupa dan bukannya
fokus ke penyembuhan, malah khawatir dengan biaya. Generasi muda saat ini tidak
bisa hanya fokus berinvestasi tapi lupa memproteksi diri. Sakit tidak pernah
menunggu. Biayanya bisa menguras hasil kerja keras dalam sekejap. Melalui
proteksi syariah, kita tidak hanya mengamankan keuangan keluarga, tetapi juga
beribadah melalui tolong-menolong. Saya mendapatkan semuanya sekaligus, ketenangan
pikiran, masa depan yang aman, dan keberkahan untuk sesama.”

Kisah Joko menjadi salah satu pengingat bahwa proteksi bukan sekadar tentang
manfaat finansial, tetapi juga tentang hadirnya perlindungan saat keluarga
menghadapi risiko kehidupan. Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer &
Marketing Officer Prudential Syariah, menegaskan bahwa pengalaman peserta
seperti ini terus memperkuat komitmen Prudential Syariah dalam menghadirkan
proteksi syariah yang relevan dan bermakna bagi masyarakat.

Vivin menambahkan, “Risiko sakit bisa datang kapan saja, tanpa
aba-aba. Melihat apa yang dialami peserta kami seperti Pak Joko, semakin
menguatkan komitmen kami sebagai Satu yang Melindungi untuk menghadirkan
proteksi syariah yang lengkap dan benar-benar hadir saat dibutuhkan. Kami ingin
memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki akses terhadap perlindungan
terbaik, mulai dari kesehatan, jiwa, hingga perencanaan masa depan sesuai
dengan prinsip syariah.”

Komitmen itu bukan sekadar kata-kata. Sejak berdiri sebagai entitas
mandiri pada 2022 hingga 2025, Prudential Syariah telah membayarkan santunan
sebesar Rp8,5 triliun kepada lebih dari 325 ribu peserta, bukti nyata
perlindungan dan dukungan finansial saat keluarga Indonesia menghadapi risiko
kehidupan.

Didukung lebih dari 64 ribu tenaga pemasar di seluruh Indonesia,
Prudential Syariah terus hadir sebagai Satu yang Melindungi di setiap tahap
kehidupan, di setiap momen yang tak terduga. Karena seperti yang Joko pelajari:
perlindungan terbaik adalah yang sudah ada sebelum risiko datang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: OnlinePajak Kini Jadi Bagian Achilles, Platform Bisnis Terintegrasi Gratis
Next: Bukan Sekadar Menjawab Pelanggan: 5 Perubahan yang Dihadirkan Generative AI dalam Contact Center Modern

Related Stories

codeimg-178
  • Sosial Ekobis

Bukan Sekadar Menjawab Pelanggan: 5 Perubahan yang Dihadirkan Generative AI dalam Contact Center Modern

Mandar News 11/08/2026
codeimg-176
  • Sosial Ekobis

OnlinePajak Kini Jadi Bagian Achilles, Platform Bisnis Terintegrasi Gratis

Mandar News 11/08/2026
codeimg-175
  • Sosial Ekobis

Jawab Tren Investasi Emas, BRI-MI Luncurkan ETF Emas Syariah Pertama di Indonesia

Mandar News 11/08/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (57) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1384) Malunda (50) mamasa (450) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (50) sulawesi barat (91) sulbar (1398) TMMD (56) Unsulbar (67) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d