Kunjungan penyuluh pertanian di Kantor Desa Balla Barat.
Mamasa, mandarnews.com – Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Balla menggelar sosialisasi cara penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM AAS) atau menanam padi secara modern yang baik dan teratur kepada para petani di Desa Balla Barat, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (18/9/2026).
Materi sosialisasi disampaikan kepada kelompok tani dan nantinya akan diterapkan di lahan masing-masing, disertai pengarahan tentang cara pengisian Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) untuk Pengusulan Pupuk Bersubsidi di Tahun 2027.
Pertemuan tersebut diadakan di Kantor Desa Balla Barat yang dihadiri Kepala Desa, Sekretaris Desa, aparat desa lainnya, serta seluruh ketua kelompok tani yang ada di Desa Balla Barat.
Josephin Meity Turukay selaku koordinator BPP Balla mengatakan, pihaknya turun ke desa guna memberikan materi atau pemahaman kepada petani tentang cara menanam yang benar guna meningkatkan hasil pertanian.
PM AAS merupakan sistem pertanian berbasis teknologi, mekanisasi, dan presisi yang dirancang untuk mendongkrak efisiensi serta produktivitas hasil panen, khususnya komoditas padi.
“Perawatan tanaman seperti cara pemupukan yang teratur, pengendalian hama dan penyakit tanaman secara tepat dan benar merupakan hal yang harus diketahui secara tuntas bagi para petani agar tanaman padi tetap terawat hingga musim panen tiba,” tutur Meity di kantor desa usai kegiatan.
Petani mesti mengetahui mulai sejak pengolahan awal lahan persawahan, masuk awal penanaman benih, hingga perawatan tanaman agar mendapatkan hasil yang baik.
“Cara mengetahui jenis hama atau penyakit yang menyerang tanaman, pengaturan air, cara pemupukan yang benar, hal-hal seperti inilah yang kami sampaikan agar petani mengetahui cara-cara pertanian yang belum ada diterapkan selama ini” ujarnya.
ia menambahkan, dalam hal pengusulan ulang RDKK kelompok tani diberikan waktu hinggah 21 Oktober untuk pengisian tersebut, agar setiap kelompok tani bisa mendapatkan jatah pupuk bersubsidi di tahun 2027.
“Syarat untuk mendapatkan pupuk bersubsidi adalah melalui pengisian data dalam RDKK dalam setiap kelompok tani kemudian disetor kepada penyuluh untuk diusulkan” imbuhnya.
Merespon hal tersebut, Andarias selaku kepala desa Balla Barat menyampaikan Terimah kasih atas kehadiran penyuluh pertanian di desa Balla Barat yang dapat memberikan pemahaman kepada para petani melalui kelompok tani tentang cara penanaman dan perawatan padi yang benar.
“materi yang diberikan tentu sangat bermanfaat karena mengajak kita bagimana cara agar kita bertani secara moderen dan hal-hal seperti inilah yang kita harapkan karena cara bertani kita didesa masih sangat lokal” ucapnya.
semogah dengan adanya pengetahuan moderen yang datang dibawah oleh penyuluh pertanian dapat segera diterapkan guna peningkatan hasil produksi padi yang bermutu dan berkualitas, harap kades.
(Yoris)
