Skip to content
13/10/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
  • Sosial Ekobis

Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance

Mandar News 13/10/2026 4 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-273

Tangerang, 9 Oktober 2026 – PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) mendorong penguatan perlindungan risiko di sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam Industrial Symposium bertajuk “One BRI Solution for Empowering Healthcare Ecosystem with Strategic Protection, Workforce Resilience and Financial Leaps” yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Jumat (9/10).

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan melalui solusi perlindungan yang menyeluruh, termasuk perlindungan terhadap risiko malpraktik bagi tenaga medis. Inisiatif ini sejalan dengan upaya BRI Group dalam menghadirkan solusi keuangan yang terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan berbagai sektor industri.

Group Head Retail Transaction Group BRI, Erin Young, menyampaikan bahwa transformasi perbankan saat ini mendorong BRI untuk menghadirkan layanan yang melampaui kebutuhan transaksi perbankan, termasuk melalui solusi yang mendukung ekosistem industri.

“Perbankan saat ini terus bertransformasi. Layanan yang dihadirkan tidak lagi terbatas pada transaksi, tetapi juga bagaimana BRI dapat memberikan solusi yang menyeluruh bagi berbagai ekosistem. Dalam ekosistem rumah sakit, misalnya, terdapat banyak pihak yang terlibat, tidak hanya dokter dan pasien, tetapi juga tenaga kerja serta berbagai unsur pendukung lainnya. Melalui tema hari ini, BRI Insurance hadir dengan solusi perlindungan untuk membantu mengelola risiko, termasuk risiko malpraktik,” ujar Erin.

Sementara itu, dr. R. Koesmedi Priharto, Sp.OT., M.Kes., menyoroti pentingnya perlindungan bagi tenaga medis dalam menghadapi risiko profesi di tengah tanggung jawab pelayanan kesehatan. Menurutnya, tenaga medis juga perlu mempertimbangkan aspek pengelolaan keuangan, mengingat profesi dokter membutuhkan investasi pendidikan dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.

“Seorang dokter yang bekerja di klinik dengan penghasilan terbatas tetap harus memikirkan berbagai kebutuhan, termasuk biaya untuk melanjutkan pendidikan. Oleh karena itu, penting bagi tenaga medis untuk dapat mengelola risiko dan keuangan dengan baik. Saya berharap BRI dapat menghadirkan program perlindungan sekaligus memberikan edukasi agar kami semakin memahami risiko profesi dan cara mengelolanya,” ungkap dr. Koesmedi.

Menjawab kebutuhan tersebut, BRI Insurance menghadirkan Medical Malpractice Insurance dengan tiga nilai utama, yaitu perlindungan asuransi, pendampingan medikolegal dan penanganan kasus, serta program edukasi pengelolaan risiko profesi. Ketiga nilai tersebut dirancang untuk memberikan solusi perlindungan yang tidak hanya berorientasi pada aspek finansial, tetapi juga mendukung pengelolaan risiko profesi tenaga medis secara lebih komprehensif.

Dari sisi perlindungan finansial, Medical Malpractice Insurance memberikan jaminan atas tanggung jawab ganti rugi yang timbul akibat tuntutan pasien atau keluarganya terkait dugaan kelalaian atau kesalahan medis dalam pelaksanaan tugas profesional. Perlindungan ini juga dapat mencakup biaya pembelaan hukum dan penyelesaian tuntutan sepanjang memenuhi syarat, ketentuan, serta batasan pertanggungan yang tercantum dalam polis.

Selain perlindungan finansial, BRI Insurance menghadirkan nilai tambah melalui penanganan kasus untuk mendukung tenaga medis dalam menghadapi potensi tuntutan pasien. Dukungan tersebut mencakup pendampingan dalam proses penyelesaian sengketa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga tenaga medis dapat menghadapi risiko hukum profesi melalui proses yang lebih terarah dan terukur.

Nilai tambah lainnya diwujudkan melalui program edukasi pengelolaan risiko profesi yang berfokus pada peningkatan pemahaman dan kesadaran tenaga medis terhadap potensi risiko dalam praktik pelayanan kesehatan. Melalui pendekatan edukatif dan preventif, BRI Insurance berupaya mendorong penguatan budaya mitigasi risiko, profesionalisme, serta praktik pelayanan medis yang bertanggung jawab.

Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menyampaikan bahwa perlindungan bagi tenaga medis merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan. Menurutnya, tenaga medis tidak hanya membutuhkan dukungan dalam menjalankan pelayanan kesehatan, tetapi juga perlindungan terhadap risiko yang melekat pada profesinya.

“BRI Insurance memahami bahwa tenaga medis memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui Medical Malpractice Insurance, kami ingin menghadirkan solusi perlindungan yang tidak hanya membantu memitigasi risiko finansial, tetapi juga memberikan dukungan melalui pendampingan medikolegal dan edukasi pengelolaan risiko profesi. Kami berharap solusi ini dapat memberikan nilai tambah bagi tenaga medis dalam menghadapi risiko profesinya, sehingga mereka dapat menjalankan praktik secara lebih siap dan berfokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Budi Legowo.

Melalui Medical Malpractice Insurance, BRI Insurance berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan sektor industri, termasuk sektor kesehatan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat pengelolaan risiko profesi, mendukung ketahanan tenaga medis, serta memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan ekosistem layanan kesehatan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Related Stories

codeimg-272
  • Sosial Ekobis

Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Mandar News 13/10/2026
codeimg-271
  • Sosial Ekobis

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

Mandar News 12/10/2026
codeimg-270
  • Sosial Ekobis

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Mandar News 12/10/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1389) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (92) sulbar (1404) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d