Skip to content
07/10/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Porsi Tabungan Konsumen Menurun, Financial Consultant Dhiraj Kelly Soroti Pentingnya Evaluasi Ketahanan Keuangan Rumah Tangga
  • Sosial Ekobis

Porsi Tabungan Konsumen Menurun, Financial Consultant Dhiraj Kelly Soroti Pentingnya Evaluasi Ketahanan Keuangan Rumah Tangga

Mandar News 07/10/2026 3 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-145

Meskipun indeks keyakinan konsumen pada Agustus 2026 meningkat, porsi pendapatan yang dialokasikan untuk tabungan justru menurun. Menanggapi kondisi ekonomi tersebut, Financial Consultant Dhiraj Kelly membagikan materi edukasi keuangan guna membantu masyarakat mengevaluasi kembali ketahanan keuangan rumah tangga mereka.

JAKARTA, 30 September 2026 – Optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi nasional menunjukkan peningkatan pada Agustus 2026. Meskipun demikian, porsi pendapatan konsumen yang dialokasikan untuk disimpan atau ditabung justru tercatat mengalami penurunan. Fenomena perbedaan arah ini menjadi latar belakang penting bagi rumah tangga untuk mengevaluasi kembali bagaimana mereka membagi pendapatan antara konsumsi sehari-hari, pembayaran utang, dan tabungan cadangan.

Berdasarkan data Bank Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2026 berada di level 118,5, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 116,8. Angka di atas 100 ini menunjukkan bahwa keyakinan konsumen tetap berada dalam zona optimistis. Namun, di balik optimisme tersebut, terjadi pergeseran alokasi pendapatan masyarakat.

Sebagaimana diberitakan oleh ANTARA pada 9 September 2026 berdasarkan hasil survei Bank Indonesia, rata-rata porsi pendapatan konsumen untuk konsumsi mengalami peningkatan dari 72,7 persen menjadi 74,2 persen. Sebaliknya, porsi pendapatan yang disimpan turun dari 16,8 persen menjadi 15,8 persen, sementara porsi untuk pembayaran cicilan atau utang juga turun tipis dari 10,5 persen menjadi 10 persen.

Memahami Perubahan Alokasi Melalui Simulasi

Financial Consultant Dhiraj Kelly menekankan bahwa penurunan porsi pendapatan yang disimpan tidak otomatis berarti nilai saldo tabungan masyarakat berkurang secara nominal. Data agregat tersebut juga tidak membuktikan bahwa seluruh rumah tangga tengah menghadapi kesulitan keuangan atau bahwa kenaikan konsumsi semata-mata dipicu oleh gaya hidup yang berlebihan.

Namun, pergeseran alokasi tersebut menjadi pengingat penting mengenai ketersediaan ruang untuk membangun cadangan keuangan keluarga. Sebagai ilustrasi, sebuah simulasi sederhana dapat memperlihatkan bagaimana penambahan penghasilan belum tentu memperbesar ruang menabung jika kewajiban bertambah lebih cepat.

Dalam contoh simulasi ini (bukan merupakan kasus nyata atau temuan dari Survei Konsumen Bank Indonesia): Seseorang dengan penghasilan bersih Rp10 juta per bulan, biaya hidup Rp6 juta, dan cicilan Rp2 juta memiliki sisa dana Rp2 juta sebelum pengeluaran tidak rutin lainnya. Jika penghasilannya naik menjadi Rp12 juta, tetapi biaya hidup meningkat menjadi Rp7 juta dan muncul kewajiban cicilan baru sebesar Rp1,5 juta, maka sisa bulanan yang tersedia justru berkurang menjadi Rp1,5 juta. Melalui simulasi tersebut, terlihat bahwa meskipun pendapatan naik sebesar Rp2 juta, pengeluaran dan kewajiban justru bertambah Rp2,5 juta.

Langkah Evaluasi Ketahanan Keuangan Mandiri

Guna menyikapi perkembangan ekonomi saat ini, Dhiraj Kelly menyarankan setiap rumah tangga melakukan peninjauan mandiri secara menyeluruh. Proses peninjauan keuangan ini dapat dimulai dengan mencatatkan secara berkala seluruh penghasilan bersih, kebutuhan pokok bulanan, kewajiban cicilan aktif, hingga pengeluaran berkala yang tidak terjadi setiap bulan seperti biaya pendidikan tahunan, perawatan kendaraan, atau pembayaran pajak.

Dengan memiliki catatan yang rapi, masyarakat dapat membedakan dengan jelas antara pendapatan rutin dengan bonus atau pemasukan yang sifatnya tidak pasti. Pemahaman ini sangat krusial, terutama ketika seseorang ingin mengambil komitmen keuangan atau cicilan baru yang berlangsung dalam jangka waktu menengah hingga panjang.

Meskipun data Survei Konsumen Bank Indonesia memberikan gambaran besar mengenai penggunaan pendapatan masyarakat secara keseluruhan, ketahanan keuangan setiap keluarga tetap ditentukan oleh pemeriksaan mandiri atas stabilitas penghasilan, jumlah tanggungan, serta kesiapan dana darurat masing-masing.

Untuk mendapatkan materi edukasi keuangan lebih lanjut guna membantu perencanaan dan pengelolaan keuangan pribadi maupun rumah tangga Anda, silakan kunjungi kanal resmi YouTube Dhiraj Kelly di https://www.youtube.com/@dhirajkelly.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Solana Bersiap Menembus US$125, SOL Punya Peluang Reli di Oktober
Next: Siber Group Perkuat Layanan Perlindungan Reputasi Digital dan Privasi di Indonesia

Related Stories

codeimg-158
  • Sosial Ekobis

Godrej Consumer Products Lanjutkan Ekspansi di Indonesia Dengan Meresmikan Pabrik Baru di Kendal

Mandar News 07/10/2026
codeimg-157
  • Sosial Ekobis

Ada yang Makin PLUS di neobank Menjelang Akhir Tahun

Mandar News 07/10/2026
codeimg-156
  • Sosial Ekobis

Prediksi Harga Minyak Hari Ini: WTI Berpotensi Turun ke US$84,95

Mandar News 07/10/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1389) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (91) sulbar (1404) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d