Skip to content
24/08/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI
  • Sosial Ekobis

Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

Mandar News 24/08/2026 4 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-437

Saham Alibaba Group mengalami tekanan tajam pada perdagangan Senin (24/8/2026) setelah perusahaan mengumumkan aksi penempatan saham senilai HK$80 miliar atau sekitar US$10,2 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat investasi di bidang kecerdasan buatan (AI), termasuk pengembangan infrastruktur dan kemampuan AI secara menyeluruh.

Saham Alibaba yang tercatat di Bursa Hong Kong sempat anjlok hingga sekitar 10% dalam perdagangan awal. Penurunan tersebut mencerminkan kekhawatiran investor terhadap potensi dilusi saham serta besarnya kebutuhan modal Alibaba untuk mengejar perkembangan teknologi AI.

Alibaba Terbitkan 710 Juta Saham Baru

Dalam aksi tersebut, Alibaba berencana menerbitkan sekitar 710 juta saham baru dengan harga HK$112,70 per saham. Harga tersebut berada sekitar 8,4% lebih rendah dibandingkan harga penutupan saham Alibaba sebelumnya di Hong Kong.

Aksi ini menjadi salah satu penempatan saham terbesar yang pernah dilakukan perusahaan yang tercatat di Hong Kong. Alibaba menyatakan seluruh dana bersih yang diperoleh akan dialokasikan untuk meningkatkan kemampuan AI dan memperluas infrastruktur yang mendukung pengembangan teknologi tersebut.

Namun, keputusan tersebut turut menimbulkan kekhawatiran mengenai dilusi bagi pemegang saham lama. Ketika jumlah saham beredar bertambah, kepemilikan investor yang sudah ada dapat terdilusi apabila tidak ikut berpartisipasi dalam penerbitan saham baru.

Di sisi lain, tingginya minat terhadap aksi tersebut menunjukkan bahwa investor institusional masih melihat potensi jangka panjang dari strategi AI Alibaba. Penempatan saham tersebut dilaporkan mengalami permintaan yang jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah saham yang ditawarkan.

Ambisi Besar Alibaba di Tengah Perlombaan AI

Langkah Alibaba tidak terlepas dari semakin ketatnya persaingan AI global. Perusahaan teknologi besar di Amerika Serikat maupun China terus meningkatkan investasi untuk membangun pusat data, kemampuan komputasi, model AI, serta berbagai layanan berbasis kecerdasan buatan.

Alibaba sendiri telah berkomitmen menginvestasikan sekitar 380 miliar yuan atau sekitar US$56,5 miliar selama tiga tahun untuk AI dan infrastruktur cloud. Perusahaan juga terus memperluas jaringan Alibaba Cloud, termasuk dengan pembukaan pusat data baru di Korea Selatan.

Strategi tersebut mulai menunjukkan pertumbuhan pada bisnis AI dan cloud. Namun, investasi besar juga memberikan tekanan terhadap profitabilitas perusahaan dalam jangka pendek.

Pada kuartal yang berakhir Juni 2026, laba bersih Alibaba dilaporkan turun sekitar 75% secara tahunan. Penurunan tersebut terjadi ketika belanja modal perusahaan meningkat signifikan, terutama untuk mendukung pengembangan AI dan kapasitas komputasi. Di sisi lain, pendapatan Alibaba tetap tumbuh sekitar 9% menjadi hampir 269 miliar yuan.

Investor Menghadapi Dilema Investasi AI

Pergerakan saham Alibaba memperlihatkan salah satu tantangan utama perusahaan teknologi saat ini: bagaimana membiayai ekspansi AI tanpa memberikan tekanan terlalu besar terhadap kinerja keuangan dan pemegang saham.

Bagi Alibaba, investasi agresif diperlukan agar perusahaan tetap kompetitif dalam industri AI yang berkembang cepat. Namun, investor juga perlu mempertimbangkan kapan investasi tersebut dapat menghasilkan keuntungan yang sepadan.

Alibaba mengatakan meningkatnya permintaan terhadap layanan AI membuat perusahaan semakin optimistis terhadap prospek bisnis tersebut. Perusahaan juga berupaya mempercepat periode pengembalian investasi AI menjadi sekitar 2,5 tahun dari sebelumnya tiga tahun.

Dengan demikian, penurunan saham Alibaba tidak selalu berarti investor kehilangan kepercayaan terhadap prospek AI. Sebaliknya, reaksi pasar menunjukkan bahwa investor kini semakin memperhatikan biaya, kebutuhan modal, potensi dilusi, serta kemampuan perusahaan mengubah investasi AI menjadi pertumbuhan pendapatan dan laba.

Apa Artinya bagi Investor?

Pergerakan Alibaba menjadi pengingat bahwa tren besar seperti AI tetap memiliki risiko investasi. Perusahaan dapat memiliki prospek pertumbuhan yang kuat, tetapi kebutuhan modal yang besar dan tekanan terhadap profitabilitas dapat memengaruhi sentimen pasar dalam jangka pendek.

Investor juga perlu memperhatikan bahwa perkembangan saham teknologi global dapat bergerak cepat mengikuti laporan keuangan, strategi perusahaan, kondisi ekonomi, hingga perubahan ekspektasi terhadap teknologi AI.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi pilihan untuk mulai berinvestasi dan mengeksplorasi berbagai aset kripto lainnya.

Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang dapat menjadi salah satu pilihan bagi investor di Indonesia. Bagi investor yang baru mulai berinvestasi, Nanovest juga menyediakan perlindungan terhadap risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas. Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Informasi lebih lanjut mengenai Nanovest dapat ditemukan melalui website Nanovest. Aplikasi Nanovest juga tersedia melalui Play Store maupun App Store sehingga investor dapat mengakses berbagai pilihan aset investasi dalam satu aplikasi.

Dengan meningkatnya investasi AI dan dinamika pasar global, perkembangan saham perusahaan teknologi seperti Alibaba akan tetap menjadi perhatian investor. Bagi investor Indonesia, memahami faktor yang mendorong pergerakan pasar menjadi bagian penting sebelum menentukan strategi investasi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom
Next: Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Related Stories

codeimg-438
  • Sosial Ekobis

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Mandar News 24/08/2026
codeimg-436
  • Sosial Ekobis

Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom

Mandar News 24/08/2026
codeimg-434
  • Sosial Ekobis

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN

Mandar News 24/08/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1385) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (91) sulbar (1399) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d