Skip to content
06/10/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya
  • Sosial Ekobis

Tak Harus Jadi Komika, Zie Brb Ajak Pembaca Mencoba Stand-up Comedy lewat Buku Pertamanya

Mandar News 06/10/2026 4 minutes read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
codeimg-111

Buku “Semua Orang Butuh Stand-up Comedy (Minimal Sekali Lo Coba)” mengajak pembaca mengenali manfaat komedi dalam keseharian, dilanjutkan dengan peluncuran buku dan comedy crowdwork pada 31 Oktober 2026.

JAKARTA, Oktober 2026 — Pernah punya cerita menarik, tetapi bingung bagaimana menyampaikannya? Atau ingin berbicara di depan orang lain, tetapi terlalu sibuk memikirkan penilaian mereka? Pengalaman seperti ini menjadi salah satu pintu masuk untuk mengenal stand-up comedy: mengamati kehidupan, menemukan sudut pandang, lalu belajar menyampaikannya agar orang lain tertarik mendengarkan.

Melalui buku pertamanya, Semua Orang Butuh Stand-up Comedy (Minimal Sekali Lo Coba), Zie Brb mengajak masyarakat mendekati stand-up comedy melalui pengalaman yang sederhana: menonton pertunjukan, menikmati cerita, hingga mencoba menceritakan pengalaman sendiri.

Bagi Zie, ketertarikan terhadap standup tidak harus berujung pada cita-cita menjadi komika. Proses di dalamnya dapat menjadi ruang latihan bagi siapa saja yang ingin lebih nyaman berbicara, lebih peka terhadap keseharian, dan lebih menyenangkan saat berinteraksi dengan orang lain.

Belajar Mengamati, Bercerita, dan Mendengarkan

Hal-hal yang terasa biasa sering kali menyimpan bahan cerita. Percakapan di kantor, kebiasaan di rumah, pengalaman menjadi orang tua, hingga kejadian memalukan dapat dilihat kembali dari sudut yang berbeda.

Dalam proses menulis komedi, seseorang berlatih mengenali apa yang sebenarnya ingin disampaikan. Ia perlu memilih detail, menyusun konteks, dan membawa pendengar menuju bagian terpenting dari ceritanya. Latihan semacam ini juga relevan ketika seseorang perlu menjelaskan gagasan, mengajar, melakukan presentasi, atau sekadar berbagi pengalaman bersama teman.

Menonton stand-up pun dapat menjadi awal untuk memperhatikan cara sebuah cerita bekerja: bagaimana komika membuka percakapan, membangun rasa penasaran, memilih kata, serta memberikan jeda agar penonton bisa mengikuti maksudnya.

Sementara itu, mencoba tampil memberi kesempatan untuk menghadapi pengalaman yang berbeda. Seseorang belajar menyampaikan sudut pandangnya di hadapan orang lain dan menerima respons yang belum tentu sesuai harapan. Tidak setiap cerita langsung mengundang tawa. Dari situ, ada kesempatan untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan mencoba kembali.

Manfaat tersebut tidak datang otomatis setelah sekali menonton atau tampil. Namun, keberanian mengambil langkah pertama dapat membuka ruang belajar yang sebelumnya terasa jauh.

Berangkat dari Dunia Pendidikan dan Komedi

Zie Brb menjalani keseharian sebagai kepala sekolah di sebuah SD Islam di Kota Bogor sekaligus Kepala Sekolah Comika Pecahkan, lembaga pendidikan stand-up comedy milik Pandji Pragiwaksono.

Pertemuan antara pendidikan dan komedi menjadi dasar pendekatannya dalam buku ini. Zie ingin memperkenalkan standup kepada pembaca awam dengan bahasa yang dekat, sekaligus mengajak mereka melihat kemungkinan penerapannya dalam kehidupan masing-masing.

Seorang guru dapat mengeksplorasi cara bercerita yang lebih menarik. Seorang pekerja dapat berlatih menyampaikan pengalaman dengan lebih jelas. Seseorang yang selama ini hanya menikmati komedi dari layar dapat mulai mengenal pengalaman menonton langsung.

Ajakan “Minimal Sekali Lo Coba” memberi ruang bagi pembaca untuk menentukan langkahnya sendiri. Bisa dimulai dari menjadi penonton, menuliskan pengalaman, atau memberanikan diri mencoba panggung.

Dari Membaca ke Pengalaman Langsung

Sebagai kelanjutan dari ajakan tersebut, peluncuran buku Semua Orang Butuh Stand-up Comedy (Minimal Sekali Lo Coba) akan diselenggarakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB di Comika Comedy Club, Wijaya 1, Jakarta Selatan.

Acara akan menghadirkan comedy crowdwork, bentuk komedi yang bertumpu pada interaksi antara komika dan penonton. Melalui percakapan langsung, pengalaman dan jawaban penonton dapat berkembang menjadi momen komedi bersama.

Format ini memberi kesempatan kepada pembaca untuk melihat bagaimana mendengarkan, merespons, dan menemukan sudut pandang dapat bekerja dalam situasi nyata. Semangat acaranya terangkum dalam ajakan: “Mari, langsung praktek isi buku bersama kami. Datang, Ngopi dan Ketawa.”

Pemesanan awal buku dibuka pada 1–30 Oktober 2026, dengan pilihan Buku Only seharga Rp89.000, Buku + tanda tangan + pembatas buku magnet seharga Rp99.000, serta Buku + akses acara crowdwork + FDC seharga Rp149.000.

Informasi dan pemesanan paket acara tersedia melalui ziebrb.com / tautan instagram @ziebrb .

Melalui buku dan pertemuan ini, Zie mengajak pembaca mengambil satu langkah sederhana: memberi diri sendiri kesempatan untuk mencoba stand-up comedy, lalu menemukan apa yang bisa dibawa pulang ke kehidupan sehari-hari.

info kelas standup comedy :

comika pecahkan 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji
Next: Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon

Related Stories

codeimg-113
  • Sosial Ekobis

Transaksi Kripto Indonesia Naik 12,87 Persen, Apa yang Mendorongnya?

Mandar News 06/10/2026
codeimg-112
  • Sosial Ekobis

Sinergi UGM, Sanggabiz, dan Komunitas Lokal: Mewujudkan Modernisasi Wellness Tourism Desa Sidorejo Berbasis Manuskrip Kuno Pawukon

Mandar News 06/10/2026
codeimg-110
  • Sosial Ekobis

Gempa Mengguncang, Mutu Tulangan Beton Ikut Diuji

Mandar News 06/10/2026
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (58) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (47) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1389) Malunda (50) mamasa (451) mamuju (251) mandar (224) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (115) pemprov sulbar (63) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (271) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (58) Sosialisasi (51) sulawesi barat (91) sulbar (1404) TMMD (56) Unsulbar (70) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d