Skip to content
19/04/2026
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
MANDARNEWS.COM

MANDARNEWS.COM

Mengedepankan Nalar Dengan Akal & Realitas

pasang iklanmu di sini
Primary Menu
  • HOME
  • sulbar
  • Lintas Daerah
  • Edukasi + Sains
  • Teknologi
  • Sport
  • Health
  • Life Style
  • advertorial
  • International
  • Sahabat MN
Live
  • Home
  • News
  • Sosial Ekobis
  • Turunkan ICOR di Bawah 6, Kementerian PU dan Kemenhan Perkuat Sinergi Membangun Infrastruktur
  • Sosial Ekobis

Turunkan ICOR di Bawah 6, Kementerian PU dan Kemenhan Perkuat Sinergi Membangun Infrastruktur

Mandar News 05/08/2025 1 minute read

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
public

Jakarta, 5 Agustus 2025 – Seiring keputusan Pemerintah menetapkan rencana untuk memacu pertumbuhan ekonomi hingga 8% per tahun dalam periode 2025–2029, Kementerian Pekerjaan Umum melakukan sinergi lintas kementerian guna menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari mesin penggerak ekonomi nasional.

Langkah strategis itu mengemuka dalam pertemuan antara Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, dengan Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, di Jakarta, Selasa (5/8/2025). Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh jajaran kementerian untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan yang tidak hanya vital bagi keamanan negara, tetapi juga fundamental bagi kesehatan fiskal dan ekonomi.

Usai pertemuan, Menteri Dody Hanggodo mengatakan, “Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya penting bagi pertahanan negara, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.”

Lebih jauh, ia menekankan bahwa fokus pembangunan bersama Kementerian Pertahanan akan menyasar wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih, seperti kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah rawan bencana.

Menteri Dody Hanggodo menyebut, sudah ada payung hukum yang kuat, berupa Memorandum of Understanding (MoU) yang dijalin dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), untuk mewujudkannya.

Mandar News

See author's posts

Like this:

Like Loading...

Post navigation

Previous: Empat Tahapan Dilewati, Bupati Polewali Mandar Terima Tiga Nama Calon Sekda dari Pansel
Next: Kolaborasi KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter, Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan JPL 01 Bogor

Related Stories

codeimg-297
  • Sosial Ekobis

Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan

Mandar News 19/04/2026
codeimg-296
  • Sosial Ekobis

Indikator Penting dalam Menilai Kinerja Perusahaan

Mandar News 19/04/2026
codeimg-295
  • Sosial Ekobis

Penyebab Perut Kucing Membesar dan Cara Mengatasinya

Mandar News 19/04/2026
Rumah Snack Homemade
Pengganti Iklan Kosong
IKLAN
IKLAN

OBITUARI

Dinas Perumahan Rakyat Mateng

Awo (50) Bangkit (59) Bawaslu Majene (56) Berita Majene (49) Berita Mamasa (68) Berita Mandar (83) Bupati Majene (40) corona (76) covid 19 (247) DPRD Majene (40) gempa sulbar (48) Indonesia (56) Kebakaran (46) Kodim 1401 majene (111) KPU Majene (104) KPU Mamasa (45) KSP (260) lawan Covid-19 (93) Longsor (43) Mahasiswa (40) majene (1369) Malunda (49) mamasa (449) mamuju (250) mandar (223) Mari Vaksin (61) Moeldoko (79) pemilu (44) Pemilu 2019 (71) Pemilu 2024 (46) pemkab majene (114) pemprov sulbar (62) polda sulbar (130) polewali mandar (53) polman (268) polres majene (367) polres mamasa (62) Presiden (40) Sendana (57) Sosialisasi (49) sulawesi barat (90) sulbar (1382) TMMD (56) Unsulbar (65) Vaksin (41)

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • facebook
  • twitter
  • instagram.com
  • youtube
  • whatsapp
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
 

Loading Comments...
 

    %d